Hutama Karya Lakukan Penyegaran Organisasi, Tunjuk Sekper Baru
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — PT Hutama Karya (Persero) resmi menunjuk Mardiansyah sebagai executive vice president (EVP) sekretaris perusahaan (sekper) menggantikan Adjib Al Hakim. Penunjukan tersebut berlaku efektif mulai 22 Oktober 2025.
Manajemen Hutama Karya menyampaikan, pergantian pejabat ini merupakan bagian upaya penyegaran organisasi dan penguatan struktur kepemimpinan untuk meningkatkan efektivitas komunikasi korporat serta tata kelola perusahaan di tengah dinamika industri infrastruktur nasional.
Baca Juga
Hutama Karya Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran di Sumatera pada 28 - 29 Maret 2025
"Perubahan jabatan ini telah dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui surat bernomor OT.02/SD-278/DU.SP/2025 tertanggal 22 Oktober 2025, sesuai ketentuan Peraturan OJK Nomor 35/POJK.04/2014 tentang Sekretaris Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik," tulis manajemen Hutama Karya dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (24/11/2025).
Selain memenuhi ketentuan OJK, pelaporan juga dilakukan berdasarkan Peraturan OJK Nomor 31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan atas Informasi atau Fakta Material, serta Peraturan Bursa Efek Indonesia Nomor I.E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi. Langkah ini merupakan bagian dari penerapan prinsip good corporate governance (GCG) untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas perusahaan.
"Sebagai EVP sekretaris perusahaan, Mardiansyah akan bertanggung jawab dalam memastikan keterbukaan informasi perusahaan, memperkuat hubungan dengan pemangku kepentingan, dan memastikan tata kelola perusahaan berjalan sesuai prinsip GCG," bunyi keterangan tersebut.
Mardiansyah bukan sosok baru di lingkungan Hutama Karya. Ia bergabung sejak 2008 dan memiliki pengalaman di bidang operasi, manajemen proyek, pengawasan internal, dan sumber daya manusia (SDM). Sebelumnya, ia menjabat sebagai EVP divisi human capital Hutama Karya (2022 – 2025), kepala satuan pengawas internal PT Hutama Karya Infrastruktur (2021 – 2022), serta kepala departemen infrastruktur PT Hutama Karya Infrastruktur (2020 – 2021).
Baca Juga
Hutama Karya Butuh Investasi Rp 161 Triliun Buat Sambung Tol Lampung hingga Medan
Pria kelahiran Bandung, 1978 ini merupakan lulusan Teknik Sipil Universitas Bung Hatta. Ia juga meraih gelar Magister Manajemen Proyek dari Universitas Indonesia dan Master of Business Administration (MBA) dari Sekolah Bisnis Institut Teknologi Bandung (ITB).

