Bagikan

Belum Kasih Angka, ESDM Godok Kuota BBM SPBU Swasta 2026

Poin Penting

Pemerintah belum tetapkan kuota impor BBM SPBU swasta untuk 2026.
Kuota impor tahun 2025 naik 110% dibanding tahun sebelumnya.
Konsumsi tahun ini akan jadi dasar perhitungan kuota tahun depan.

JAKARTA, investortrust.id - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) belum bisa memberikan kepastian terkait besaran kuota impor bahan bakar minyak (BBM) untuk SPBU swasta pada 2026 mendatang.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman mengatakan, pihaknya sebetulnya sudah menerima data dari SPBU swasta terkait kebutuhan stok BBM mereka. Namun, saat ini data tersebut masih dipelajari.

Baca Juga

Bahlil Umumkan Shell, BP, dan Vivo Sepakat Impor BBM Lewat Pertamina

“Kita belum menetapkan angka, tapi SPBU swastanya sudah mengirimkan data. Data ini sedang kita olah. Kalau kenaikan (kuota impor) kita belum bisa bicara, karena kan datanya belum kita olah,” kata Laode saat ditemui di Jakarta International Convention Center, Kamis (16/10/2025).

SPBU Shell tidak beroperasional karena kehabisan stok BBM, di Tangsel, Banten, Rabu (24/9/2025). Foto: Investortrust/Mohammad Defrizal ()
Source:

Laode menerangkan, dalam menetapkan besaran kuota impor SPBU swasta tahun depan, konsumsi tahun ini menjadi pertimbangan. Namun menurutnya, kuota impor yang diberikan pemerintah kepada SPBU swasta tahun ini sudah cukup besar, karena mengalami kenaikan 110% dibanding 2024.

“Tahun ini kan sudah 110%, apakah nanti ada tambahan lagi? itu akan menjadi pertimbangan, akan diatur kembali. Gambarannya adalah konsumsi tahun ini akan menjadi basis data untuk perhitungan,” ucapnya.

Baca Juga

Vivo dan BP Batal Serap BBM Impor Pertamina Gara-gara Ada Etanol

Kendati demikian, Laode tidak bisa memberikan jaminan apakah tahun depan SPBU swasta bakal diberi tambahan kuota impor, seperti tahun ini. Menurutnya, bisa saja jumlah kuota impor tahun depan sama dengan tahun ini.

“Ya belum tentu (naik tahun depan). Kan tahun ini sudah dilebihkan. Bisa saja sama dengan tahun ini. Kita belum menetapkan skema tertentu,” ujar Laode.

 
 
 
 
 
 
The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024