Bukan Janji, Tapi Bukti! 250 Rumah Gratis Bikinan Aguan Siap untuk Warga Tangerang Akhir Oktober
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) menegaskan komitmen pemerintah dalam memperluas akses hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Sebanyak 250 unit rumah gratis hasil kerja sama antara Kementerian PKP dan Agung Sedayu Group, milik pengusaha Sugianto Kusuma (Aguan), ditargetkan siap diserahkan kepada warga di Kabupaten Tangerang pada akhir Oktober 2025.
Maruarar menjelaskan, prosesi akad dan serah terima rumah dijadwalkan berlangsung pada 31 Oktober 2025, atau paling lambat awal November. “Pertama kali di zaman sekarang ini, kita akan menyerahkan 250 rumah kepada rakyat secara gratis di Kabupaten Tangerang. Tanahnya punya perusahaan saya, yang bangun Pak Aguan,” ujar Ara di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa (14/10/2025) malam.
Baca Juga
Kepala BPS Jawab Keraguan Publik Soal Pertumbuhan Ekonomi 5,12%
Ara menegaskan, proyek rumah gratis tersebut tidak menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Pemerintah hanya berperan sebagai fasilitator, memastikan program bantuan berjalan tepat sasaran dan transparan. “Sekarang kita lagi bicarakan supaya tepat sasaran, tentu BPS harus dengar. Nanti melibatkan juga bapak bupati supaya warga Tangerang bisa menikmati,” tambahnya.
Penentuan calon penerima manfaat dilakukan bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dan Pemerintah Kabupaten Tangerang. BPS akan menetapkan kriteria penerima berdasarkan data kemiskinan dan tingkat kesejahteraan, sementara pelaksanaan dan pengawasan teknis di lapangan akan dikoordinasikan oleh Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid.
Diserahkan Tepat Sumpah Pemuda
Program rumah gratis ini sebelumnya ditargetkan selesai bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda (28 Oktober 2025). Proyek tersebut dibangun di atas lahan seluas 2,5 hektare di Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten.
Ara menjelaskan, rumah yang dibangun merupakan tipe 36 dengan luas tanah 60 meter persegi, dan dilengkapi furnitur lengkap di setiap unitnya. “Ini bukan waktunya kita basa-basi ngomong gotong royong tapi enggak pernah gotong royong. Ini waktunya kata dan tindakan sama,” tegasnya.
Pembangunan 250 unit rumah ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Agung Sedayu Group. Pemerintah mendorong lebih banyak sinergi antara sektor publik dan swasta untuk memperluas akses perumahan bagi masyarakat yang belum memiliki hunian layak.
Baca Juga
Melesat lebih dari 34%, Saham Aguan-Salim PANI dan CBDK Pulih?
Ara menilai kolaborasi seperti ini dapat menjadi model kemitraan yang efektif dalam memenuhi kebutuhan perumahan rakyat. “Gotong royong sektor publik dan swasta ini harus jadi contoh. Kalau setiap perusahaan besar mau membangun ratusan rumah untuk rakyat, backlog perumahan bisa berkurang cepat,” katanya.
Ia juga mengapresiasi langkah cepat Aguan dalam merealisasikan proyek tersebut. “Pak Aguan membuktikan bahwa dunia usaha bisa berkontribusi nyata. Pemerintah tentu akan dukung penuh setiap inisiatif seperti ini,” ujar Ara.

