Tren Produksi Migas Gacor, PHR Zona 4 Padukan Inovasi dan Investasi SDM Lokal
Poin Penting
|
PRABUMULIH, investortrust.id - Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional 1 Zona 4 mencatatkan kinerja positif dengan tren produksi minyak yang terus meningkat sejak tiga tahun terakhir.
Capaian ini menjadikan Zona 4 sebagai salah satu wilayah kerja Pertamina yang konsisten mencatat kenaikan produksi meski menghadapi tantangan kondisi sumur yang sudah tua (mature).
“Alhamdulillah kalau kita lihat dari 2022 sampai 2025 sampai bulan ini pun meningkat terus. Dan ini tentunya juga kalau kita lihat salah satu jurnal di seluruh Pertamina itu yang incline, konsisten incline dari 2022 sampai bulan ini juga,” ujar General Manager PHR Zona 4, Djudjuwanto di Prabumulih, Selasa (7/10/2025).
Kenaikan produksi itu diakui tidak terjadi secara instan, melainkan hasil dari berbagai upaya, termasuk strategi inovatif dalam pemboran. Salah satunya adalah metode outstep drilling, yaitu pemboran yang dilakukan di luar area eksisting untuk menemukan potensi baru meski risikonya lebih tinggi.
Selain strategi pemboran, PHR Zona 4 juga tengah mengkaji penerapan teknologi base drilling sebagai metode percepatan eksploitasi. Namun, Djudjuwanto menekankan bahwa teknologi ini tidak serta-merta meningkatkan produksi.
Baca Juga
Pertamina Hulu Rokan Setor Ratusan Triliun buat Penerimaan Negara
“Base drilling ini bukan untuk meningkatkan produksi. Jadi kita bisa melakukan base drillingapabila potensi reservoir ini sudah firm, sudah pasti. Baru mungkin kita boleh pakai unit base drilling,” jelasnya.
Fokus pada keberlanjutan energi juga menjadi perhatian utama. PHR Zona 4 berperan aktif dalam proyek-proyek LPG domestik untuk mendukung ketahanan energi nasional dan mengurangi ketergantungan impor.
“APJ juga salah satu catcher kita karena pemerintah saat ini sedang kekurangan atau langka dan masih impor LPG. Ini tugas kita juga,” tegas Djudjuwanto.
Selain menjaga produksi, PHR Zona 4 turut memberikan nilai tambah sosial melalui investasi di bidang sumber daya manusia. Seperti diberitakan sebelumnya, perusahaan juga memiliki program beasiswa non-ikatan dinas bagi anak-anak lokal agar dapat melanjutkan pendidikan tinggi dan berkarier di industri migas.
Meski tidak terikat, banyak lulusan program ini yang berhasil meniti karier di perusahaan besar, bahkan lebih besar dari Pertamina. Djudjuwanto menilai hal ini sebagai bukti bahwa kerja keras dan semangat belajar mampu melahirkan sumber daya manusia yang unggul dan dibanggakan oleh masyarakat.
Dengan kombinasi strategi inovatif, pemanfaatan teknologi, fokus keberlanjutan energi, serta investasi SDM lokal, PHR Zona 4 menunjukkan peran pentingnya dalam menjaga ketahanan energi nasional sekaligus memberikan dampak sosial positif di wilayah operasi.

