BGN Targetkan 10.000 SPPG Beroperasi pada September 2025
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menargetkan, 10.000 satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) akan beroperasi penuh pada September 2025.
Mulanya, Dadan menyebutkan langkah percepatan program gizi nasional difokuskan pada dua hal, yakni percepatan operasional SPPG serta percepatan program Makan Bergizi (MBG) di daerah terdepan, terluar dan tertinggal (3T).
Baca Juga
Dikatakan Kepala BGN, percepatan SPPG dilakukan untuk wilayah aglomerasi dengan penerima manfaat lebih dari 1.000 orang. Dari 29.000 SPPG yang sudah terdaftar di www.mitra.bgn.go.id, hingga hari ini tercatat 8.344 unit telah beroperasi.
“Setiap hari jumlahnya terus bertambah dan target kami pada September ini bisa mencapai 10.000 SPPG yang beroperasi,” ujar Dadan di kantornya, Jakarta, Kamis (18/9/2025).
Secara paralel, kata Dadan, BGN juga mempercepat program MBG di daerah terpencil melalui kolaborasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Pemerintah daerah (pemda) diminta membentuk satgas khusus yang bertugas mendata jumlah daerah terpencil yang memerlukan pembangunan SPPG. “Semua pihak boleh membangun SPPG, baik Badan Gizi Nasional maupun Kementerian Pekerjaan Umum melalui anggaran masing-masing,” imbuh Dadan.
Baca Juga
Kepala BGN turut mengundang semua pihak untuk membangun SPPG di daerah 3T dengan insentif tertentu yang akan diberikan sesuai lokasi pembangunannya.
“Jadi, kalau di daerah aglomerasi insentif diberikan per porsi dan harian, tetapi kalau di daerah terpencil nanti begitu selesai bangun (SPPG) kita akan sewa 4 tahun ke depan untuk memberikan insentif kepada para mitra agar mau membangun di daerah terpencil,” pungkas Dadan.

