Ajak Pengusaha Optimistis, Anindya Bakrie: Dunia Usaha Harus Siap Hadapi Tiga Transformasi Besar
Poin Penting
|
BANDAR LAMPUNG, investortrust.id – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie mengajak para pengusaha tetap optimistis dan siap menghadapi tiga transformasi besar, yaitu transisi energi, industri digital dan kecerdasan buatan (AI), serta ketahanan pangan.
“Kita semua mesti belajar yang baik, menatap masa depan dengan optimistis. Jangan terpengaruh hal-hal kurang baik, apalagi yang kita lihat di media sosial belum tentu benar,” kata Anindya saat memberikan sambutan dalam pembukaan Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) Kadin Provinsi Lampung di Gedung Serbaguna Kampus Universitas Malahayati, Bandar Lampung, Sabtu (13/09/2025).
Baca Juga
Acara tersebut dihadiri jajaran pengurus Kadin Indonesia, di antaranya Wakil Ketua Umum Koordinator (WKUK) Bidang Sosial Nita Yudi, Wakil Ketua Umum (WKU) Bidang Keanggotaan Widiyanto Saputro, serta WKU Bidang Industri Pers dan Media Massa Ardiansyah.
Hadir pula WKU Bidang Transformasi Teknologi UMKM dan Digital Teguh Anantawikrama, Ketua Umum Kadin Provinsi Sumatera Barat Buchari Bachter, serta Direktur Eksekutif Kadin Indonesia Pipin Moh Saiful Arifin. Juga hadir Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung Evie Fatmawaty yang mewakili Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.
Menurut Anindya Bakrie, para pengusaha mesti fokus dan optimistis menatap masa depan, khususnya dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. “Indonesia Emas 2045 itu tinggal 20 tahun dari sekarang,” ujar Anindya dalam Rapimprov bertajuk "Memperkuat Peran Dunia Usaha Dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah yang Inklusif dan Berdaya Saing" tersebut.
Baca Juga
Kadin Bangun 300 SPPG, Serap 15 Ribu Tenaga Kerja Dukung Program Makan Bergizi Gratis
Pengusaha yang akrab disapa Anin itu mengungkapkan, dunia usaha harus bersiap menghadapi tiga transformasi besar yang akan menentukan arah pertumbuhan ekonomi nasional. Ketiga transformasi besar itu meliputi transisi energi, industri digital dan kecerdasan buatan alias artificial intelligence (AI), serta ketahanan pangan.
Anin menjelaskan, transisi dari energi fosil menuju energi hijau akan menjadi perubahan paling besar dalam dua dekade mendatang. Indonesia memiliki potensi besar dalam sumber daya energi baru dan terbarukan (EBT). Energi hijau tidak akan pernah habis, berbeda dengan minyak dan batu bara.
“Harga energi hijau pun semakin murah dan bisa bersumber dari matahari, air laut, angin, hingga panas bumi. Ini sejalan dengan fokus Presiden Prabowo Subianto terhadap ketahanan energi, bahkan sudah mulai ada upaya menuju energi nuklir,” papar dia.
Anindya Bakrie juga menyoroti revolusi digital, khususnya perkembangan AI. Kecerdasan buatan akan mengubah banyak aspek kehidupan, namun manusia tetap berperan penting sebagai pengambil keputusan.
“Jangan takut tergantikan oleh AI, tapi takutlah pada orang yang pandai memakai AI. Mesin bukan ancaman, yang penting adalah kemampuan kita memanfaatkannya,” tandas dia.
Perihal transformasi ketiga (ketahanan pangan), Anin menegaskan, industri pangan dan pertanian justru semakin penting karena menyangkut kebutuhan dasar manusia dan ketahanan nasional.
Baca Juga
Kadin Indonesia Siap Bantu Pemerintah Kembalikan Kepercayaan Investor Usai Demo Besar-besaran
“Pemerintahan sekarang memberikan kail, bukan ikan. Artinya, pemerintah mendorong masyarakat menjadi pencipta pekerjaan, bukan hanya pencari kerja. Tidak salah menjadi karyawan atau aparat sipil negara (asn), tapi kita juga harus menciptakan lapangan pekerjaan," papar dia.
Sementara itu, Ketua Umum Kadin Provinsi Lampung, Muhammad Kadafi mengajak generasi muda mengubah pola pikir dari sekadar pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja.
“Hari ini harus mulai mempersiapkan diri, bagaimana mengubah mindset. Jangan hanya bercita-cita menjadi karyawan. Kita harus bertransformasi dari karyawan menjadi juragan,” ujar dia.
Rapimprov kali ini, menurut Kadafi, melibatkan anak-anak muda dengan semangat tinggi untuk berkontribusi kepada bangsa dan negara. “Ini kesempatan luar biasa, karena kalian (anak-anak muda) dibekali langsung oleh Ketua Umum Kadin Indonesia (Anindya Bakrie). Semoga dari Lampung lahir banyak Anindya-Anindya lainnya, membawa nama Lampung untuk Indonesia," tegas dia.

