Luncurkan Gerakan Pangan Murah, Kadin dan Bapanas Bantu Warga Dapatkan Sembako Terjangkau di Bandar Lampung
Poin Penting
|
BANDAR LAMPUNG, investortrust.id - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) meluncurkan Gerakan Pangan Murah di Kelurahan Kedamaian, Kota Bandar Lampung, Jumat (12/09/2025), untuk membantu warga mendapatkan bahan kebutuhan pokok (sembako) dengan harga terjangkau.
Gerakan Pangan Murah digelar sebagai bagian dari rangkaian HUT ke-57 Kadin Indonesia pada 24 September 2025. Gerakan Pangan Murah dihelat di 38 provinsi. Program ini sudah bergulir di Provinsi Sulawesi Tenggara dan Provinsi Lampung.
Menurut Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, program ini tak hanya bertujuan membantu masyarakat, tetapi juga memberdayakan pelaku usaha mikro. Soalnya, sebagian besar pedagang yang terlibat dalam kegiatan ini merupakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Baca Juga
Kadin Bangun 300 SPPG, Serap 15 Ribu Tenaga Kerja Dukung Program Makan Bergizi Gratis
"Operasi pasar murah merupakan salah upaya Kadin dan Bapanas agar masyarakat mendapatkan harga pangan terjangkau, sekaligus membantu UMKM dan menggerakkan perekonomian nasional. Tadi kita lihat sendiri, sembako yang paling laku dibeli masyarakat itu beras, minyak goreng, telur, dan gula," kata Anindya dalam keterangan, Sabtu (13/9/2025).
Pengusaha yang akrab dipanggil Anin itu mengungkapkan, Gerakan Pangan Murah yang digulirkan Kadin Indonesia merupakan bentuk nyata integrasi antara sektor hulu dan hilir dalam ekosistem pangan nasional.
“Selain untuk menstabilkan harga di tingkat konsumen, Gerakan Pangan Murah diluncurkan untuk mendukung harga yang adil di tingkat petani dan peternak. Ini adalah bentuk nyata dari integrasi rantai pasok pangan nasional," ujar dia.
Sementara itu, Ketua Umum Kadin Provinsi Lampung, Muhammad Kadafi menjelaskan, Kadin hadir untuk memastikan program pemerintah pusat, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), berjalan lancar.
"Kami ingin memastikan masyarakat memperoleh harga pangan yang terjangkau. Harapannya, ini bisa menopang ekonomi masyarakat pasca-Covid,” tutur dia.
Ekonomi masyarakat, menurut Kadafi, adalah pilar pendorong ekonomi Indonesia. “Semoga kepedulian pelaku usaha dapat mendorong masa depan bangsa menuju Indonesia Emas 2045," tegas dia.
Dia menambahkan, Gerakan Pangan Murah merupakan langkah strategis dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan nasional, serta menekan laju inflasi daerah. Berbagai kebutuhan pangan pokok dijual dengan harga lebih rendah dari harga pasar, seperti beras, minyak goreng, telur, terigu, daging, cabai, bawang, hingga buah-buahan.
Baca Juga
Mantan Ketua Umum Kadin Kaltim Ditahan KPK, Kadin Indonesia Hormati Proses Hukum
Salah satu yang paling diminati, menurut Kadafi, adalah paket sembako murah seharga Rp 88.000. Paket ini langsung diserbu warga. Dalam satu paket, masyarakat mendapatkan beras premium, minyak goreng, dan gula pasir.
Sejumlah komoditas pokok juga ditawarkan dengan harga sangat terjangkau, di antaranya bawang merah seharga Rp 17.500 (500 gram), bawang putih Rp 15.000 (500 gram), cabai merah Rp 11.000 (250 gram), dan cabai caplak Rp 8.000 (250 gram).
Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Sosial Kadin Indonesia Nita Yudi, Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi Kadin Indonesia Taufan Eko Nugroho Rotorasiko, Direktur Eksekutif Kadin Indonesia Pipin Moh Saiful Arifin, serta Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Bapanas Maino Dwi Hartono.

