184.000 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek pada Libur Maulid, Arah Bandung dan Trans Jawa Naik 76%
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Arus lalu lintas keluar dari wilayah Jabotabek meningkat tajam pada hari libur Maulid Nabi Muhammad SAW 1447H/2025. Jasa Marga mencatat sebanyak 184.824 kendaraan meninggalkan Jabotabek pada H-1 libur panjang, terhitung sejak Kamis (4/9/2025) hingga Jumat (5/9/2025) pukul 06.00 WIB.
Direktur Utama Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono mengungkapkan, angka tersebut tercatat naik 40,56% dibandingkan kondisi normal. Terkait hal ini, dia menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan pelayanan operasi jalan tol secara optimal untuk memberikan pengalaman berkendara yang aman dan nyaman.
Menurutnya, perhatian utama diberikan pada ruas jalan tol yang menjadi jalur favorit menuju destinasi wisata, seperti Tol Jagorawi yang mengarah ke kawasan Puncak serta Tol Jakarta-Cikampek dan Tol Cipularang yang menjadi akses utama menuju Trans Jawa dan Bandung.
Baca Juga
Jasa Marga Tunggu Arahan Kementerian PU soal Solusi Tol Cipularang yang Bermasalah
“Selain memastikan keberfungsian peralatan tol di gardu, kami juga menambah jumlah petugas dan mobile reader untuk menambah kapasitas transaksi di gerbang tol-gerbang tol utama,” kata Rivan, Jumat (5/9/2025).
Tidak hanya di gerbang tol, dia juga mengungkapkan potensi terjadinya kepadatan di lajur pun bakal diantisipasi dengan penempatan petugas di titik-titik rawan jalan tol favorit untuk mempercepat penanganan gangguan kendaraan di lajur serta mengatur lalu lintas lebih cepat lagi.
“Melalui diskresi kepolisian, Jasa Marga juga siap mendukung rencana rekayasa lalu lintas, seperti contraflow, dengan menempatkan petugas dan rambu-rambu pendukung,” tegas Rivan.
Jasa Marga mencatat, lonjakan lalu lintas paling besar terjadi ke arah timur, yaitu menuju Trans Jawa dan Bandung, dengan total 92.515 kendaraan atau lebih dari separuh dari total pergerakan keluar Jabotabek. Angka ini meningkat hingga 76,4% dibandingkan kondisi normal.
Sementara itu, arus menuju arah barat atau Merak tercatat sebanyak 48.410 kendaraan, naik tipis 1,6%, dan ke arah selatan atau Puncak sebanyak 43.899 kendaraan, naik 39,9%.
Baca Juga
Jasa Marga Ungkap Kronologi Truk Tabrak Minibus di Tol Cipularang
Selain kesiapan di lapangan, Jasa Marga juga mendukung kebijakan pembatasan operasional angkutan barang sesuai dengan surat keputusan bersama yang berlaku di sejumlah ruas tol utama, seperti Jakarta Outer Ring Road I, Jakarta-Cikampek, Cipularang, Padaleunyi, hingga Semarang-Solo.
Pembatasan tersebut diberlakukan pada Kamis (4/9/2025) pukul 15.00–24.00 WIB, Jumat (5/9/2025) pukul 06.00–18.00 WIB, serta Minggu (7/9/2025) pukul 06.00–22.00 waktu setempat.
“Koordinasi dengan pihak kepolisian terus kami lakukan, terutama untuk penerapan contraflow maupun rekayasa lalu lintas lainnya, dengan menyesuaikan kondisi riil di lapangan,” ujar Rivan.

