Rapat di DPR, Erick Thohir Buka-bukaan soal Strategi Danantara dan Arah BUMN
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menegaskan prioritas kementerian yang dipimpinnya akan selalu sejalan dengan visi misi Presiden Prabowo Subianto.
Berdasarkan amanat Undang-Undang No. 1 Tahun 2025, Erick mengatakan, Kementerian BUMN bertransformasi menjalankan sejumlah peran strategis sebagai regulator merumuskan regulasi yang berorientasi pada kontribusi BUMN dan ekonomi nasional.
Baca Juga
Prabowo Tugaskan Danantara Benahi BUMN, Larang Komisaris & Direksi Terima Tantiem Jika Merugi
"Kementerian BUMN diharapkan menjadi katalisator untuk regulasi terkait BUMN dengan seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah," ujar Erick saat rapat kerja dengan Komisi VI DPR terkait rencana kerja dan anggaran (RKA) Kementerian BUMN tahun anggaran 2026 di gedung DPR, Jakarta, Kamis (4/9/2025).
Erick menjelaskan bahwa peran sebagai pengawas mencakup pemantauan risiko portofolio hingga audit kepatuhan berbasis regulasi. Dia menegaskan Kementerian BUMN juga memastikan prioritas BUMN sejalan dengan visi misi Presiden Prabowo Subianto dan kepentingan negara.
"Kami juga sebagai pemegang saham seri A dan perum memastikan kesempurnaan strategi antara portofolio BUMN yang dikelola Danantara terhadap program strategis Bapak Presiden Prabowo Subianto," ucap Erick.
Baca Juga
Rosan Pastikan Penghapusan Tantiem Direksi dan Komisaris BUMN Sudah Diterapkan
Dalam paparannya, Erick menyampaikan Kementerian BUMN memperoleh pagu anggaran 2026 sebesar Rp 280 miliar. Dana tersebut akan dibagi untuk berbagai fungsi sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi).
"Kalau kita lihat dari 4 tahun terakhir yaitu kami berhasil menyerap rata-rata 96%,” ungkap dia.

