Vandalisme 22 Halte Transjakarta dan 1 Pintu MRT, Pemprov Jakarta Tunggu Laporan Kerugian
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih menunggu laporan dari sejumlah institusi terkait kerugian akibat aksi vandalisme yang terjadi pada Jumat (29/8/2025) malam.
Adapun, kerugian tersebut berasal dari 22 halte PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) dan 1 pintu masuk Stasiun MRT Istora Mandiri.
Baca Juga
Demo Ricuh, Oknum Tak Bertanggung Jawab Bakar 5 Halte Transjakarta dan 2 Bus Polisi
"Kami masih menunggu laporan dari beberapa institusi yang mengalami kerugian, seperti Transjakarta, MRT Jakarta dan lain sebagainya," ungkap Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Cyril Raoul Hakim saat dihubungi investortrust.id, Minggu (31/8/2025) malam.
Sebelumnya, Transjakarta menyampaikan tengah menghitung kerugian dari kerusakan 22 halte. “Fokus kami saat ini memastikan layanan berjalan dahulu. Kerugian sedang dihitung,” kata Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani beberapa waktu lalu.
Sementara itu, PT MRT Jakarta (Perseroda) memastikan operasional mass rapid transit (MRT) kembali normal sejak Minggu (31/8/2025). Perjalanan kereta sudah melayani lintas Stasiun MRT Lebak Bulus hingga Stasiun MRT Bundaran HI Bank Jakarta dengan waktu tunggu 10 menit.
Plt Kepala Divisi Corporate Secretary MRT Jakarta, Ahmad Pratomo menyampaikan, jam operasional MRT berlangsung mulai pukul 05.00 WIB hingga pukul 00.00 WIB.
Baca Juga
Transjakarta Terapkan Tarif Rp 1 Mulai Hari Ini hingga Minggu Besok!
“Seluruh stasiun MRT Jakarta tetap melayani penumpang, termasuk Stasiun Istora Mandiri yang telah beroperasi kembali tetapi hanya membuka entrance B dan entrance lift di depan Gedung Bursa Efek Indonesia,” kata Ahmad dalam keterangan resmi, dikutip Minggu (31/8/2025).

