2 Tahun LRT Jabodebek, Dari 16 Juta ke 43 Juta Pengguna
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat LRT Jabodebek telah melayani 43.696.661 pengguna sejak resmi beroperasi pada 28 Agustus 2023. Angka tersebut menandai capaian 2 tahun layanan transportasi publik berbasis rel di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi.
Pada tahun pertama operasional, jumlah pengguna mencapai 16.999.647 orang. Angka itu meningkat menjadi 26.697.014 orang pada tahun kedua atau naik 57%. Lonjakan ini mencerminkan meningkatnya minat masyarakat terhadap moda transportasi ramah lingkungan tersebut.
Baca Juga
Rayakan Ulang Tahun Kedua, LRT Jabodebek Sediakan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Executive Vice President Divisi LRT Jabodebek Mochamad Purnomosidi mengatakan, kenaikan jumlah pengguna juga terlihat dari rata-rata harian. “Rata-rata pengguna pada hari kerja naik dari 54.640 orang di tahun pertama menjadi 90.931 orang di tahun kedua atau meningkat 66,4%. Sementara itu, rata-rata pengguna pada akhir pekan naik dari 30.842 menjadi 40.599 orang atau meningkat 31,6%,” ujarnya saat media gathering di Menteng, Jakarta, Kamis (28/8/2025).
Selain penumpang, jumlah perjalanan juga mengalami peningkatan signifikan. Pada tahun pertama, LRT Jabodebek hanya melayani 158 perjalanan per hari. Kini, layanan tersebut bertambah menjadi 396 perjalanan di hari kerja dan 270 perjalanan di akhir pekan. “Penambahan frekuensi perjalanan bertujuan agar masyarakat memiliki lebih banyak pilihan waktu bepergian dengan tetap mengutamakan ketepatan waktu,” jelas Purnomosidi.
Fasilitas baru untuk tingkatkan kenyamanan
Selama 2 tahun pengoperasian, LRT Jabodebek juga melengkapi layanan dengan berbagai fasilitas tambahan. Purnomosidi menyebutkan beberapa inisiatif yang sudah berjalan, mulai kereta khusus wanita pada hari kerja, aturan membawa sepeda non-lipat di akhir pekan dan libur nasional, hingga penyediaan working space gratis di Stasiun Cawang.
Fasilitas lain, meliputi penitipan barang gratis di Stasiun Halim, water station di seluruh stasiun, crowded detector untuk memantau kepadatan, hingga program tarif spesial Rp 80 saat perayaan HUT ke-80 RI.
Baca Juga
LRT Jabodebek Bawa 2,7 Juta Penumpang pada Juli 2025, Ini 3 Stasiun Paling Ramai
Menurut Purnomosidi, langkah-langkah tersebut dirancang untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus mendorong masyarakat menjadikan LRT sebagai moda transportasi pilihan utama.
Menutup paparannya, Purnomosidi menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas dukungan yang diberikan selama 2 tahun operasional LRT Jabodebek. “Setiap angka pengguna adalah kisah perjalanan yang berharga. Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang terus bertambah. LRT Jabodebek ada karena masyarakat menerima dan menjadikannya bagian dari kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

