Buddha Tzu Chi, Summarecon (SMRA) dan Pemerintah Turun Tangan Renovasi Rumah
Poin Penting
|
BEKASI, investortrust.id – Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mempercepat program renovasi rumah tidak layak huni (RTLH). Tak tanggung-tanggung, yayasan tersebut menargetkan perbaikan 4.000 rumah di berbagai wilayah Indonesia demi kesejahteraan rakyat.
"Terima kasih Wakil Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Sugianto Kusuma atau Aguan yang membantu pemerintah dalam merenovasi 4.000 rumah tidak layak huni di Indonesia. Ayo kita bergotong-royong membangun rumah untuk rakyat. Sukseskan program 3 juta rumah Presiden Prabowo Subianto," kata Menteri PKP, Maruarar Sirait dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (22/8/2025).
President Director PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), Adrianto P Adhi menambahkan, bedah rumah di Bekasi menjadi bagian dari rangkaian program tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) dalam rangka HUT ke-50 Summarecon.
Dari target 4.000 rumah yang dikerjakan Yayasan Buddha Tzu Chi, sebanyak 500 unit difokuskan di Bekasi dengan pembagian 250 rumah di kabupaten dan 250 rumah di Kota Bekasi.
"Kami juga punya program bedah 500 RTLH yakni masing-masing 250 rumah di Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi yang jadi bagian renovasi 4.000 rumah program Yayasan Buddha Tzu Chi," jelas dia.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyatakan dukungan penuh pihaknya terhadap program ini. Ia berharap jumlah rumah yang direnovasi tahun depan bisa bertambah.
"Kalau tahun ini Yayasan Buddha Tzu Chi bisa merenovasi 4.000 rumah, tahun depan semoga bisa bertambah jadi 20.000 rumah," kata Dedi.

