Gandeng Buddha Tzu Chi dan Kemensos, Summarecon (SMRA) Perluat Komitmen Berkelanjutan
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) melanjutkan komitmen berkelanjutan perusahaan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Hal itu diwujudkan dengan program bakti sosial operasi katarak gratis di Bandung sebagai bagian rangkaian perayaan HUT ke-50 Summarecon, setelah sebelumnya diselenggarakan di Tangerang dan Bogor.
Program operasi katarak dipilih sebagai salah satu fokus utama corporate social responsibility (CSR) dalam momentum 50 tahun Summarecon karena memberikan dampak yang luas terhadap kualitas hidup masyarakat
Executive Director PT Summarecon Agung Tbk, Hindarko Hasan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan dalam menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. “Penglihatan yang sehat merupakan kunci untuk menjalani kehidupan secara optimal," kata dia dikutip Selasa (2/6/2026).
Baca Juga
Summarecon (SMRA) Perluas Akses Kesehatan di Bogor Lewat Cara Ini
Pelaksanaan program ini merupakan hasil kolaborasi Summarecon Bandung bersama Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Kementerian Sosial, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Dinas Kesehatan Kota Bandung, serta RS Murni Teguh Naripan Bandung.
Selain tindakan operasi, program ini juga mencakup pendampingan pascaoperasi berupa pemberian obat serta observasi lanjutan untuk memastikan seluruh pasien memperoleh penanganan kesehatan komprehensif hingga penglihatannya pulih secara maksimal. "Melalui program ini, kami berharap para pasien dapat kembali melihat dengan jelas dan memperoleh kualitas hidup lebih baik," kata dia.
Antusiasme masyarakat terhadap program ini terlihat dari 244 pendaftar yang berasal dari Kota dan Kabupaten Bandung, serta sejumlah wilayah lain, seperti Bekasi, Subang, Garut, Tasikmalaya, hingga Majalengka.
Berdasarkan hasil screening kesehatan yang dilaksanakan pada 23 Mei 2026 di Balerea, Plaza Summarecon Bandung, sebanyak 104 pasien dinyatakan layak menjalani Tindakan.
Baca Juga
Program operasi katarak gratis dilandasi kepedulian terhadap tingginya angka gangguan penglihatan akibat katarak yang masih dialami masyarakat, khususnya mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi dan akses terhadap layanan kesehatan.
Yayah, peserta operasi katarak gratis mengaku senang dapat kembali melihat dengan jelas. Perempuan berusia 60 tahun yang berprofesi sebagai pengepul gelas plastik tersebut mengaku sempat pasrah dengan kondisi penglihatannya karena keterbatasan biaya untuk menjalani operasi.

