Tantang ChatGPT, DeepSeek Versi Baru Sudah Pakai Chip Buatan China
Poin Penting
|
BEIJING, investortrust.id - Startup kecerdasan buatan (AI) asal China, DeepSeek, merilis pembaruan model unggulan DeepSeek-V3.1, Kamis, (21/8/2025). Versi ini diklaim memiliki kecepatan pemrosesan lebih tinggi dan dioptimalkan untuk chip buatan dalam negeri.
Langkah ini diklaim sejalan dengan ambisi Negeri Tirai Bambu memperkuat kemandirian teknologi di tengah ketegangan dagang dengan Negeri Paman Sam. Dikutip dari Reuters, pembaruan ini menjadi bagian dari strategi DeepSeek yang terus bergerak cepat.
Baca Juga
Ambisi Perkuat Pasar, OpenAI Rilis ChatGPT Go Seharga Rp 73 Ribuan!
Sebelumnya, perusahaan sudah meluncurkan update model R1 pada Mei dan penyempurnaan V3 pada Maret lalu. Kini, fokus mereka diarahkan pada kompatibilitas dengan ekosistem semikonduktor lokal yang tengah dikembangkan pemerintah China sebagai respons terhadap pembatasan ekspor chip dari Gedung Putih.
DeepSeek pertama kali mencuri perhatian global pada awal 2025 setelah merilis model AI yang mampu bersaing dengan ChatGPT dari OpenAI, namun dengan biaya operasional lebih rendah. Langkah itu membuat perusahaan dianggap sebagai simbol dorongan China untuk menghadirkan alternatif kuat di pasar AI global.
Dalam unggahan di WeChat, DeepSeek menyebut model V3.1 mengadopsi format presisi UE8M0 FP8, yang dirancang khusus untuk chip generasi terbaru buatan China yang segera diluncurkan. Format ini memungkinkan pemrosesan lebih cepat, penggunaan memori lebih hemat, sekaligus efisiensi energi lebih baik dibanding metode konvensional.
Baca Juga
Net Buy Saham Berlanjut Rp 681,27 Miliar, Saham CUAN hingga WIRG Diborong Pemodal Asing
Selain sisi teknis, DeepSeek-V3.1 juga menawarkan inovasi melalui struktur inferensi hibrida yang bisa beroperasi dalam dua mode: reasoning dan non-reasoning. Pengguna dapat dengan mudah mengaktifkan mode “deep thinking” ini melalui aplikasi dan platform web resmi DeepSeek, yang sudah diperbarui ke versi terbaru.
Perusahaan juga mengumumkan akan menyesuaikan biaya penggunaan API mulai 6 September mendatang. API ini memungkinkan pengembang aplikasi maupun layanan digital lain mengintegrasikan teknologi DeepSeek ke produk mereka, sehingga berpotensi memperluas ekosistem pengguna di tingkat global.

