Pertamina Siaga 24 Jam Amankan BBM di Labuan Bajo meski Cuaca Ekstrem
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Pertamina Patra Niaga berkomitmen mengamankan distribusi BBM di wilayah Labuan Bajo dan sekitarnya Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan "Suplai BBM ke SPBU Beroperasi 24 Jam.” Hal ini dilakukan untuk distribusi BBM yang terdampak cuaca ekstrem hingga saat ini.
Semula distribusi BBM ke Labuan Bajo dilakukan secara reguler dari Fuel Terminal Reo. Kini, pasokan ditambah melalui dua titik alih suplai, yakni dari Fuel Terminal BBM Maumere dan Fuel Terminal BBM Ende.
Baca Juga
IFG Labuan Bajo Marathon 2024 Siap Digelar, 2.500 Pelari Ambil Bagian
Sebagai bagian optimalisasi distribusi, Sales Area NTT Pertamina Patra Niaga mengerahkan armada tambahan dari kedua terminal tersebut. Dari Fuel Terminal Maumere, telah dioperasikan tiga unit mobil tangki berkapasitas 16.000 liter dengan total pasokan 48.000 liter produk Pertamina Dex.
Sementara itu, dari Fuel Terminal Ende sebanyak enam unit mobil tangki dengan kapasitas yang sama dikerahkan. Armada ini membawa total 96.000 liter produk Biosolar.
“Fuel terminal kami beroperasi 24 jam untuk memastikan ketersediaan BBM di Labuan Bajo dan sekitarnya tetap terjaga. Kami juga memprioritaskan pengiriman ke SPBU serta pengisian bagi konsumen kendaraan,” kata Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, Selasa (19/8/2025).
Lebih lanjut, Ahad Rahedi menjelaskan, sedangkan pengisian untuk konsumen non-kendaraan dilakukan pengaturan untuk mencegah potensi tindakan spekulatif.
Baca Juga
Pertamina Pastikan SPBU di Bali Tetap Normal saat Listrik Padam, Genset Cadangan Beroperasi Penuh
Ahad menambahkan bahwa lusa, kapal tanker dijadwalkan melakukan bongkar muat di Fuel Terminal BBM Reo dengan membawa 250.000 liter Pertamina Dex dan 800.000 liter Biosolar untuk menambah stok BBM di wilayah tersebut.
Rata-rata konsumsi penggunaan BBM SPBU wilayah Labuan Bajo untuk produk Pertalite 6.090 liter, Pertamax 7.020 liter, Biosolar 2.220 liter, Pertamina Dex 5.940 liter.
“Dengan tambahan pasokan ini, didukung dua titik alih suplai dan optimalisasi distribusi yang kami lakukan, kami mengamankan distribusi BBM tercukupi,” pungkasnya.

