Motorola Bidik Ekspansi Agresif di Indonesia Demi Bisnis Jangka Panjang
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Motorola mematok strategi agresif untuk memperluas pasar di Tanah Air dengan menghadirkan produk baru hampir setiap bulan. Country Head Motorola Indonesia, Bagus Prasetyo, menyebut langkah ini bagian dari komitmen membangun bisnis jangka panjang di Indonesia.
“Kami tidak datang hanya satu-dua tahun atau satu-dua produk saja. Targetnya membawa produk terbaru ke Indonesia dengan jeda seminggu-dua minggu dari peluncuran global,” ujarnya saat berbincang dengan investortrust.id, Kamis (14/8/2025).
Sejak kembali ke pasar Indonesia pada Februari 2025, Motorola telah merilis empat produk, termasuk Moto G45 5G, Edge 60 Fusion, Edge 60 Pro, dan Moto G86. Setiap produk ditempatkan di segmen berbeda untuk menjangkau konsumen dari harga Rp2 juta hingga Rp7 juta.
Bagus mengatakan strategi ini bukan sekadar 'tebar jala' untuk memperbanyak varian. Motorola ingin memberikan opsi sesuai kebutuhan pengguna di setiap segmen harga, sekaligus memperkenalkan fitur premium di kelas menengah.
Produk flagship seperti seri Edge dibawa dengan teknologi premium, namun tetap dengan harga kompetitif. Sementara seri G difokuskan pada keseimbangan spesifikasi, desain, dan daya tahan baterai.
“Contohnya, G86 (diluncurkan) hari ini hadir dengan layar flat yang familiar di Indonesia, baterai besar 6.720 mAh, dan desain tipis yang tetap premium,” tambahnya. Setiap peluncuran diarahkan untuk menceritakan keunggulan spesifik produk.
Motorola juga memperluas jaringan layanan purna jual dari 16 titik menjadi 128 titik di lebih dari 100 kota. Ekspansi ini diklaim memperkuat kepercayaan konsumen dan mempermudah akses servis.
Baca Juga
Kembali ke Indonesia, Motorola Gandeng Digiplus Perkuat Penjualan 'Offline'
Perakitan produk dilakukan di Batam melalui kerja sama dengan PT Satnusa Persada. Motorola bahkan melakukan penyesuaian spesifikasi untuk pasar Indonesia, seperti kapasitas baterai lebih besar dibanding versi global.
“Kami ingin produk di Indonesia selalu ditingkatkan, bukan malah dikurangi,” tegas Bagus. Contohnya baterai yang ditingkatkan, daya charger yang lebih besar, hingga keunggulan spesifikasi lainnya.
Meski belum mematok target angka penjualan, Motorola membidik reputasi sebagai brand agresif yang dekat dengan masyarakat di tahun pertama. “Milestone pertama adalah membawa pilihan selengkap mungkin sebelum bicara target angka,” tuturnya.
Bagus juga memastikan hingga akhir 2025 akan ada beberapa peluncuran produk baru. Terkaib berapa banyak produk yang ditawarkan, ia hanya memberikan sinyal bisa dari empat produk.
“Kenapa tidak (lebih banyak)? Tim kami siap dan sangat capable,” jelasnya.

