Menhub Siap Tutup Jembatan Timbang karena Rawan Pungli, Era Teknologi WIM Dimulai
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyampaikan rencana menutup jembatan timbang yang selama ini digunakan untuk mengukur muatan berlebih pada truk. Keputusan ini dipertimbangkan karena jembatan timbang dinilai rawan praktik pungutan liar (pungli).
Menurut Dudy, saat ini tersedia teknologi yang lebih efektif untuk memantau muatan dan berat truk dalam rangka penegakan kebijakan zero over dimension over load (ODOL). Salah satunya teknologi weight in motion (WIM).
“Paling ekstrem, kalau ada pungli, jembatan timbang akan kita tutup karena sekarang sudah ada teknologi yang digunakan Jasa Marga,” kata Dudy dalam media gathering di Jakarta, Kamis (14/8/2025).
Ia menjelaskan, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah bekerja sama dengan PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) untuk menerapkan teknologi WIM di jalan tol. Data pelanggaran yang terekam nantinya dapat segera ditindaklanjuti.
Baca Juga
'Bye' Pungli dan ODOL, Kemenhub Siapkan Jembatan Timbang Digital Anti-Kongkalikong
“Dengan kerja sama ini, sebenarnya kita tidak lagi membutuhkan jembatan timbang,” ujarnya.
Sebelumnya, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah menyiapkan penambahan 11 jembatan timbang elektronik atau sistem weight in motion di ruas-ruas tol guna menertibkan truk "obesitas" seiring dengan Kebijakan zero ODOL.
“Alhamdulillah, komitmen dari Jasa Marga dalam hal ini Pak Rivan A Purwantono (Direktur Utama Jasa Marga) mendukung apa yang kita lakukan sekarang yaitu menegakkan pengaturan atau penanganan ODOL dengan memasang jembatan WIM, yang saat ini ada tujuh, kita mau tambah 11 (jembatan timbang elektronik),” ungkap Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi saat media gathering di salah satu restoran di Jakarta, Kamis (26/6/2025).
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono, menambahkan bahwa perseroan telah memiliki tujuh sistem WIM yang terpasang di sejumlah ruas tol perusahaan. Namun demikian, lanjutnya, rencana penambahan jembatan timbang elektronik masih harus dikaji bersama Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PU.
Baca Juga
Dikatakan Rivan, Jasa Marga memasang sistem WIM di Gerbang Tol (GT) Karang Tengah Tol Jakarta – Tangerang, GT Cakung Tol Jakarta – Cikampek (Japek), dan GT Ciawi Tol Jakarta – Bogor – Ciawi (Jagorawi).
“Adalagi Tol Semarang Seksi C KM 438 ada, dan (Ruas Tol) Ngawi – Kertosono karena Kertosono adalah kawasan industri dari Krian dan sebagainya, dan terakhir di (Ruas Tol) Surabaya – Gempol,” pungkas Rivan.

