Demi Indonesia Emas 2045, Bahlil Harap Presiden Baru Lanjutkan Program Hilirisasi
JAKARTA, investortrust.id- Menteri Investasi/Kepala BKPMBahlil Lahadalia berharap presiden baru yang akan terpilih nanti melanjutkan program hilirisasi. Alasan Bahlil, hilirisasi bisa menjadi andalan Indonesia menjadi negara maju sekaligus mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045.
“Saya harap Presiden ke depan atau ketiga calon presiden, bisa melanjutkan ini, karena saya juga ada keyakinan ada pihak lain yang tidak pingin barang ini dilanjutkan,” ujar Bahlil dalam acara paparan realisasi investasi triwulan III 2023 di Jakarta, Jumat (20/10/2023).
Jika tidak melanjutkan program hilirisasi, menurut Bahli, Indonesia seperti kembali ke zaman penjajahan. Sebab, dalam kondisi demikian, kekayaan alam akan dikeruk tetapi Indonesia tidak mendapat manfaat optimal.
Baca Juga
Realisasi Investasi Rp 1.053,1 Triliun Serap 1,37 Juta Pekerja
“Kalau ada pihak lain yang tidak ingin dilanjutkan, ini sama dengan kembali lagi ke zaman penjajahan karena dulu zaman Belanda itu, kenapa kita dikendalikan VOC, karena hanya mengambil bahan baku, kemudian ekspor,” katanya.
Ia menambahkan, program hilirisasi sudah digalang sejak 2009, pada masa pemerintahan mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono. UU Minerba yang disahkan saat ini membuat larangan ekspor. Beleid tersebut baru diwujudkan masa pemerintahan Joko Widodo, tepatnya sejak 2020.
“Nah, sekarang ada orang yang masuk sebagai calon presiden, yang mungkin membuat program agar tidak melanjutkan hilirisasi. Ini bahaya. Tidak boleh negara kita dikendalikan oleh orang-orang kayak begini. Makanya Presiden harus berani, harus punya keteguhan hati dan tahu teknis,” katanya.
Baca Juga
BKPM Pastikan Pabrik Petrokimia Rp 60 Triliun di Cilegon Rampung Maret 2025
Menurut data BKPM, realisasi investasi di bidang hilirisasi sepanjang Januari-September 2023 mencapai Rp266 triliun. Jumlah tersebut mencapai 25,3% dari total realisasi investasi sepanjang Januari-September 2023 yang sebesar Rp1.053,1 triliun.
Alokasi investasi untuk hilirisasi tersebar pada beberapa sektor seperti pertambangan mineral, pertanian, kehutanan, migas, dan ekosistem kendaraan listrik.
Baca Juga
Realisasi Investasi Kuartal III-2023 Capai 75,2% dari Target Presiden

