AWS Gelontorkan Investasi Rp 71 Triliun ke Indonesia, Fokus Infrastruktur Cloud dan SDM Digital
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Amazon Web Services (AWS) memperkuat komitmennya terhadap transformasi digital Indonesia dengan mengucurkan investasi senilai US$ 5 miliar atau sekitar Rp 71 triliun. Investasi ini difokuskan pada pembangunan infrastruktur cloud dan pelatihan lebih dari satu juta talenta digital lokal.
“AWS percaya pada potensi besar Indonesia. Komitmen ini kami wujudkan lewat investasi nyata,” ujar Anthony Amni, Country Lead AWS Indonesia, dalam media briefing di Jakarta, Kamis (7/8/2025).
Baca Juga
Industri Perbankan Hadapi Tantangan Digital dan Kejahatan Siber
Investasi AWS sejak 2021 juga diproyeksikan menyumbang hingga US$ 10,9 miliar terhadap PDB nasional, seiring pembangunan region infrastruktur AWS di Tanah Air. Selain itu, AWS juga gencar menggelar pelatihan digital di berbagai institusi pendidikan, termasuk SMK, pesantren, dan universitas.
“Sampai tahun ini, kami sudah melatih lebih dari 1 juta talenta digital di Indonesia,” tambah Anthony.
AWS menyoroti pentingnya adopsi kecerdasan buatan (AI) di sektor industri. Salah satu studi kasus datang dari Halodoc yang telah menggunakan AI untuk memproses klaim asuransi, dan berhasil memangkas waktu hingga 50%.
Baca Juga
Targetkan 19% PDB dari Ekonomi Digital, Kementerian Komdigi Gandeng Australia
Namun, riset dari Strand Partners menunjukkan bahwa 76% bisnis di Indonesia masih dalam tahap awal adopsi AI, dengan hambatan utama berupa kurangnya pelatihan dan tenaga kerja berkeahlian AI. “Ini bukan cuma tantangan startup, tapi juga sektor manufaktur dan logistik,” ujar Nick Bonstow, Director Strand Partners.
Lebih lanjut, Anthony menegaskan, pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat pengembangan SDM digital. AWS telah bekerja sama dengan Telkomsel, Halodoc, dan berbagai mitra lainnya dalam program pelatihan teknologi dan AI. “Kami sadar tidak bisa kerja sendiri. Semakin banyak kolaborasi, semakin luas dampaknya,” tegas Anthony.

