URB-X, Motor Listrik Stylish Produksi Surabaya Siap Mengaspal
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id — Kupprum, produsen otomotif asal Surabaya, meluncurkan URB-X, motor listrik modular generasi terbaru yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan mobilitas urban, logistik mikro, dan ekspresi gaya hidup. Dengan desain fungsional, dan modularitas tinggi, URB-X bukan sekadar alat transportasi, melainkan juga kanvas kreativitas penggunanya.
Sebelumnya pada tahun lalu Kupprum mengenalkan konsep URB-X, motor listrik modular yang menggabungkan gaya, fungsi, dan teknologi. Kini, tim Kupprum Teknik Dinamika telah memajang motor listrik yang siap diproduksi massal.
"Ini momen besar buat kami. Tahun lalu, kami baru perkenalkan URB-X sebagai konsep. Sekarang, berkat dukungan penuh dan proses homologasi yang sukses, kami siap memproduksinya dalam skala besar," ujar Ian Laksmana, CEO Kupprum Teknik Dinamika dalam pernyataan tertulis, Sabtu (26/7/2025).
Sekadar informasi, homologasi dalam konteks kendaraan listrik (electric vehicle/EV) adalah proses pengujian dan sertifikasi yang memastikan bahwa kendaraan listrik dan komponennya memenuhi standar keselamatan, emisi, dan teknis yang ditetapkan oleh regulasi. Ini adalah langkah penting untuk memastikan kendaraan listrik aman, ramah lingkungan, dan layak digunakan di jalan umum.
Ia juga menyampaikan besarnya tantangan di pasar kendaraan listrik roda dua saat ini. Tapi menurutnya justru ini jadi kesempatan untuk menawarkan solusi yang berbeda
Baca Juga
Wamenperin Ungkap Kelanjutkan Subsidi Motor Listrik, Berlanjut atau Dihentikan?
Motor listrik URB -X menawarkan konsep modular dengan tiga varian: standar untuk komuter harian, versi box untuk logistik mikro, dan tail delete untuk pengguna yang mengutamakan gaya. Kupprum mengusung strategi pasar yang cerdik dengan fokus pada segmen spesifik.
"Varian box carrier kami dirancang khusus untuk pelaku usaha mikro," jelas Ian sambil memperlihatkan mekanisme pemasangan box yang praktis. "Ini solusi ideal bagi pedagang keliling atau kurir yang ingin efisiensi biaya operasional."
Kehadiran URB-X diharapkan bisa membuka segmen baru, terutama untuk pelaku usaha mikro dan korporasi yang membutuhkan kendaraan operasional ramah lingkungan.
Kupprum juga menyiapkan strategi after-sales dan program edukasi untuk menjawab kekhawatiran konsumen tentang biaya perawatan dan daya tahan baterai.
Sementara pasar motor listrik secara keseluruhan menunjukkan perlambatan, Kupprum optimistis URB-X bisa mencatatkan penjualan yang menjanjikan dengan menargetkan pasar spesifik dan menawarkan nilai tambah yang tidak dimiliki produk sejenis.
Rahadian Prabowo, Homologation and Government Relation Manager Kupprum, yang hadir mendampingi Ian, menambahkan penjelasan penting bahwa URB-X telah resmi mendapatkan perizinan dari Kementerian terkait. URB-X, kata Rahadian, telah memenuhi seluruh persyaratan regulasi dan mendapatkan izin produksi massal. “Dan yang tidak kalah penting, unit ini kami produksi di kota Surabaya."
Masih dalam kesempatan yang sama, Ian Laksmana menjelaskanproses sertifikasi yang dilalui sangat komprehensif. Mulai dari desain baterai yang dikembangkan internal dan telah mendapatkan sertifikasi tingkat nasional, hingga serangkaian uji layak jalan yang ketat. Semua tahapan ini telah berhasil dilewati dengan baik, sehingga memberikan keyakinan bahwa URB- siap untuk diproduksi massal dan memenuhi harapan konsumen.
URB-X yang dibandrol di kisaran Rp 25 jutaan memang masih harus bersaing dengan motor BBM 125cc yang harganya lebih murah, ditambah persaingan ketat dengan merek listrik lain yang lebih dulu dikenal.
“Kami tidak ingin disebut sebagai motor listrik biasa. Ini adalah platform mobilitas yang bisa disesuaikan dengan berbagai kebutuhan," tutup Ian.

