Presiden: Program Bantuan Pangan Beras Prioritas Pemerintah
Sukoharjo, investortrust.id – Presiden Joko Widodo menegaskan, pemerintah memprioritaskan pelaksanaan program yang bertujuan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, seperti Program Bantuan Pangan Beras. Penyaluran beras ini merupakan salah satu upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengingat saat ini dunia sedang dilanda krisis pangan.
Oleh sebab itu, pemerintah, melalui Perum Bulog memberikan bantuan kepada masyarakat dengan menyalurkan beras berkualitas baik kepada 22 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.
Baca Juga
Bulog Tegaskan Bantuan Pangan Beras Tak Terkait Kepentingan Politik
“Saat ini semua negara tengah dilanda musim kemarau yang panjang, dan ini membuat negara-negara tersebut menahan berasnya untuk keperluan negaranya sendiri. Karena supply-nya terbatas, hal ini yang membuat harga beras menjadi naik. Oleh sebab itu Bantuan Pangan ini disalurkan untuk melindungi masyarakat dari krisis pangan tadi. Dan kita sudah anggarkan untuk dilaksanakan sampai dengan bulan Juni nanti. Jika anggarannya memungkinkan dan masih ada ruang untuk menyalurkan, maka akan dilanjutkan lagi di bulan-bulan seterusnya,” jelas Presiden dalam rangkaian kunjungan kerja memantau ketersediaan cadangan beras pemerintah di Gudang Bulog Telukan Sukoharjo, Kamis (1/2/2024). Dalam kegiatan tersebut, juga diserahkan Bantuan Pangan Beras kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang hadir.
Presiden menyampaikan, keberhasilan program pemerintah yang berbasis pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, seperti beras bantuan pangan ini, sudah semestinya menjadi perhatian seluruh pihak yang terkait.
Baca Juga
Sri Sultan Apresiasi Bulog atas Bantuan Pangan di Yogyakarta
Sementara itu Yantini (63) warga Kabupaten Sukoharjo yang menerima bantuan beras, mengucapkan terima kasih dengan adanya program pemerintah yang disalurkan melalui Perum Bulog tersebut.
“Bantuan ini sangat saya syukuri sekali. Kebetulan suami saya saat ini kerjaannya sedang sepi. Jadi, beras ini sangat berarti sekali buat kami sekeluarga. Harapan saya, semoga beras Bantuan Pangan ini bisa terus ada karena meringankan sekali beban pengeluaran kami,” ucap Yantini.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Bantuan Pangan tahap pertama yang disalurkan sejak April hingga Juli 2023 dan tahap kedua yang dimulai pada September 2023 lalu, telah mampu menjaga stabilitas harga pangan nasional.
Secara nasional, sepanjang 2023, Perum Bulog telah menyalurkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk Program Stabilisasi Pasokan Harga Pasar (SPHP) sebanyak 1,182 juta ton beras, dan untuk Program Bantuan Pangan sebanyak 1,489 juta ton beras.
