40 Tahun Berkecimpung, Bos Indomaret Akui Industri Ritel Masih Jadi Tantangan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Meski telah berkarier lebih dari 40 tahun di industri ritel, Presiden Direktur PT Indomarco Prismatama (Indomaret), Sinarman Jonatan, mengaku masih kerap merasa bingung menghadapi dinamika sektor ini. Sebab, bisnis ritel bukanlah usaha yang mudah dijalani, meskipun dari luar tampak sederhana.
"Industri retail ini tampaknya mudah, tapi ternyata tidak mudah, karena setiap saat bisa berubah," ujar Sinarman saat menghadiri penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Indomaret Group dan GP Ansor, Selasa (22/7/2025) di Jakarta.
Baca Juga
Sebagai entitas anak dari PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET), Indomaret saat ini telah mengoperasikan lebih dari 23.100 gerai di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 6.000 unit merupakan toko waralaba (franchise).
Namun, besarnya skala bisnis tersebut tidak menjamin kemudahan dalam pengelolaan. Sinarman menekankan bahwa industri ritel sangat dinamis dan dipenuhi tantangan yang kompleks, mulai dari perubahan pola belanja konsumen hingga persaingan yang semakin ketat.
Baca Juga
Asing Net Sell Saham Rp 561,75 Miliar, Berikut Daftar Saham yang Dijual
Menurut Sinarman, tantangan utama bisnis ritel adalah sifatnya yang tidak stabil dan terus berubah. Oleh karena itu, pelaku usaha dituntut untuk terus beradaptasi dengan perubahan pasar. "Ini bukan masalah yang sekali jadi. Tapi sesuatu yang harus diperjuangkan terus-menerus. Terlihat menarik, tapi tantangannya sangat besar," tegasnya.
Sinarman berharap dengan kolaborasi lintas sektor seperti bersama GP Ansor, pelaku usaha ritel dapat bersama-sama mendorong pertumbuhan sektor ini ke arah yang lebih baik.

