Dukung Ketahanan Pangan, Anindya: Kadin Ingin Bergerak hingga ke Daerah-Daerah
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie mengungkapkan, Kadin mendukung pemerintah dalam mewujudkan ketahanan, kemandirian, dan swasembada pangan. Karena itu, anggota Kadin siap bergerak hingga pelosok daerah.
"Poin saya adalah Kadin kali ini bukan hanya untuk kalangan industrialis yang di atas saja atau di pusat saja. Kami ingin Kadin bergerak sampai ke provinsi, bahkan ke kabupaten/kota, dan daerah-daerah untuk membantu pemerintah mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan,” kata Anindya Bakrie dalam “Dialog Kadin: Peran Swasta Dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan" di Menara Kadin, Jakarta, Jumat (18/7/2025).
Anindya Bakrie menambahkan, Kadin Indonesia siap membantu dan bekerja sama dengan Kementerian Koordinator Bidang Pangan dalam mewujudkan ketahanan, kemandirian, dan swasembada pangan.
Baca Juga
Gandeng Kadin, Zulhas Sebut Swasembada Pangan Butuh Kerja Bareng
“Nah, di sinilah Pak Menko Pangan datang untuk memberikan bukan hanya paparan, tapi juga ajakan kerja sama. Dan, yang paling penting adalah semangat,” ujar dia.
Menurut Anindya, dukungan Kadin Indonesia bukan semata ditujukan untuk mewujudkan ketahanan, kemandirian, atau swasembada pangan, tapi juga menggerakkan perekonomian sampai ke daerah, bahkan hingga kabupaten dan kota di segenap penjuru Tanah Air.
Dalam acara yang antara lain dihadiri Menko Pangan, Zulkifli Hasan dan Kepala Badan Pangan Nasional (BPN), Arief Prasetyo tersebut, Anindya Bakrie memaparkan sejumlah hal setelah melakukan lawatan ke luar negeri, yakni ke Perancis dan Belgia, bersama Presiden Prabowo Subianto, baru-baru ini.
"Yang pertama, kami baru pulang dari Paris dan Belgia bersama Pak Presiden, memperjuangkan Free Trade Agreement (FTA) atau Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) untuk Uni Eropa dan menghadiri undangan Pak Presiden Perancis (Emmanuel Macron)," tutur dia.
Baca Juga
Anindya Bakrie: Tanpa Ketahanan Pangan, Ketahanan Ekonomi dan Ketahanan Nasional Sulit Terwujud
Ketum Anindya juga menyinggung kabar baik kesepakatan antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) berupa penurunan tarif impor menjadi 19% dari semula 23% sebagaimanatelah diiumumkan Presiden AS, Donald Trump.
“Sepulang dari kunjungan tersebut, hal pertama yang ingin didiskusikan Kadin dengan pemerintah adalah membahas ketahanan pangan di Tanah Air. Makanya kami ingin mendengarkan arahan langsung dari Menko Pangan, Pak Zulhas,” papar dia.
Selain itu, Anindya sempat membahas rencana retret pengusaha di Magelang, Jawa Tengah pada 8-10 Agustus mendatang. Ia berharap Menko Pangan hadir untuk memberikan pembekalan kepada para pengusaha.
"Kami mengundang Pak Menko juga untuk memberikan semangat supaya ketahanan pangan ini ujungnya menjadi ketahanan ekonomi dan ketahanan nasional," tegas Anindya.

