Punya Empat Sektor Prioritas di 2026, AHY Minta Tambahan Anggaran Rp 200 Miliar
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Koordinator bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan usulan tambahan anggaran untuk pagu indikatif tahun 2026 sebesar Rp Rp 200 miliar dari total pagu indikatif 2026 sebesar Rp 115 miliar yang telah ditetapkan.
"Kami membutuhkan anggaran untuk koordinasi, untuk turun ke lapangan, dan berbagai upaya lain, kami mengajukan anggaran tambahan itu sekitar Rp 200 miliar. Sehingga dari total pagu indikatif yang ditetapkan Rp 115 miliar dengan usulan tambahan menjadi Rp 315,9 miliar untuk tahun 2026," katanya kepada awak media seusai menghadiri rapat kerja bersama Banggar DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/7/2025).
Menurut pria yang akrab disapa AHY itu, usulan tambahan Rp 200 miliar yang diajukan kepada Banggar DPR bukan tanpa alasan. Ia berujar, Kemenko IPK memiliki empat sektor prioritas yang membutuhkan alokasi anggaran ekstra dalam realisasinya.
Baca Juga
Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Bakal Jadi Kenyataan? AHY Bocorkan Strategi Prabowo
Adapun empat sektor prioritas tersebut, pertama adalah pemerataan pembangunan kewilayahan, termasuk soal agraria dan tata ruang. Prioritas kedua adalah terkait konektivitas multimoda transportasi.
Ketiga, lanjut AHY, prioritas Kemenko IPK untuk 2026 adalah pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur, seperti jalan, jembatan, bendungan dan irigasi. Prioritas terakhir, ia sebut terkait perumahan serta kawasan permukiman.
Selain empat sektor prioritas tersebut, AHY menambahkan kementeriannya mendapatkan mandat menjalankan program prioritas dari Presiden Prabowo Subianto, yakni pembangunan giant sea wall di pantai utara Jawa dan melanjutkan pembangunan kereta api cepat hingga ke Surabaya, Jawa Timur.
"(Program prioritas) ini akan meningkatkan bukan hanya konektivitas, tetapi juga membangun, membuka sentra-sentra pertumbuhan ekonomi di daerah yang semakin maju," ungkap AHY.
Baca Juga
Menko AHY: Pendanaan Danantara Tentukan Prioritas Pembangunan Proyek Infrastruktur
Realisasi 50% pagu anggaran 2025
Selain menyampaikan usulan tambahan untuk pagu indikatif 2026, AHY juga melaporkan realisasi anggaran sepanjang 2025. "Kami memaparkan apa saja yang telah atau tengah dijalankan di tahun anggaran 2025 ini dari anggaran yang telah dialokasikan," katanya.
Menurut AHY, Kemenko IPK sampai dengan pertengahan tahun ini telah menjalankan 50% atau kurang lebih Rp 210 miliar anggaran yang dialokasikan.
"Kami sampai dengan Juli atau pertengahan tahun ini sudah menjalankan (anggaran) setengahnya," ujarnya.

