Menteri PU: Sekolah Rakyat Siap Beroperasi pada Tahun Ajaran Baru 2025/2026
Poin Penting
|
BEKASI, investortrust.id - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan penyelesaian pembangunan fasilitas sementara Sekolah Rakyat tahap 1A, 1B, dan 1C secara nasional pada akhir Juli 2025. Progres pembangunan tahap 1A telah mencapai rata-rata 98% dari 63 lokasi dan ditargetkan selesai sepenuhnya pada tahun ajaran baru 2025/2026.
“Kalau yang tahap 1A, 1B, dan 1C secara nasional itu (selesai) semua Juli. Namun, (tahap) 1A itu selesai pertengahan Juli,” kata Menteri PU Dody Hanggodo kepada wartawan saat meninjau fasilitas Sekolah Rakyat di Sentra Terpadu Pangudi Luhur, Bekasi, Jawa Barat, Senin (7/7/2025).
Baca Juga
Kemenkomdigi Pastikan Internet Tersambung di Semua Titik Sekolah Rakyat
Menurut Dody, tahap 1 ini akan diprioritaskan pada lokasi yang sarana dan prasarananya sudah siap. Untuk itu, sisa lokasi tahap 1A yang belum selesai akan dialihkan ke tahap 1B, dengan harapan seluruh pekerjaan kedua tahap rampung sebelum Agustus 2025.
“Nah, (tahap) 1C itu baru dapat mandat awal-awal Juli kemarin, itu juga tadinya sama (target) selesai di akhir Juli. Kita per jam 10.00 WIB hari Senin (7/7/2025) ini, baru ada 40 lokasi. Jadi, tahap 1C ini karena waktunya lebih pendek, begitu kita sepakat bersama –Kemensos, Kementerian PU, Kemenaker, Kemendagri– kita langsung kerja,” jelas Dody.
Secara keseluruhan, pemerintah menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat di 200 lokasi guna menampung setidaknya 20.000 murid. Kapasitas setiap lokasi bervariasi, mulai dua hingga sembilan ruang kelas dan mencakup jenjang berbeda, seperti SD, SMP maupun SMA.
Baca Juga
Progres Sekolah Rakyat Tahap 1A 90,72%, Fasilitas dan Targetnya Bikin Bangga
Untuk pembangunan satu sekolah, diperkirakan membutuhkan biaya sekitar Rp 150 miliar hingga Rp 200 miliar. Namun, jika hanya renovasi satu sekolah, biayanya kurang dari separuh dari jumlah itu. "Tahap 1 itu 200 lokasi ya, ini kita perkirakan sekitar Rp 1,1 - Rp 1,2 triliun karena hanya renovasi ringan dan sedang, bukan pekerjaan berat," tandas Menteri PU.
Dikatakan Dody, pembangunan tahap 1 difokuskan untuk mempersiapkan siswa sebelum Sekolah Rakyat permanen mulai dibangun secara bertahap mulai September 2025 hingga Juni 2026 mendatang. “Sehingga pada Juli 2026, saat tahun ajaran baru sudah bisa dioperasikan secara penuh,” tutur dia.

