Persija Tertarik Beli Hak Penamaan Stasiun MRT
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Persija Jaya Jakarta (Persija Jakarta) tidak menutup ketertarikan untuk membeli hak penamaan atau naming rights pada salah satu stasiun mass rapid transit (MRT). Hal itu disampaikan oleh Direktur Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, usai penandatanganan memorandum of understanding (Mou) dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).
Menurut Prapanca, sebagai klub sepak bola asal Jakarta, Persija pada prinsipnya tetap akan mengikuti arahan yang datang dari Gubernur Pramono Anung. Termasuk soal wacana pembelian hak penamaan stasiun MRT, ia menyebut Persija akan terlebih dahulu berkonsultasi dengan Pramono Anung.
"Ya sangat tertarik lah tentunya. Tapi balik lagi, apakah harus sampai sana perintah Pak Gubernur atau tidak? Itu yang harus kita sesuaikan, karena ini (MRT Jakarta) punya pemprov, bukan perusahaan swasta," katanya usai konferensi pers penandatanganan MoU di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Jumat (4/7/2025).
Terkait kerja sama dengan MRT sendiri, Persija menyebut nantinya akan menggunakan fasilitas milik salah satu unit Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jakarta itu untuk kepentingan branding. Persija juga akan memberikan pesan kepada masyarakat, khususnya The Jakmania, agar selalu menggunakan dan menjaga fasilitas milik MRT Jakarta.
Baca Juga
Dari Mikrotrans sampai Metrotrans! 'Begini' Gagahnya Armada Transjakarta Versi Persija
"Kalau yang sekarang pasti menaruh beberapa IP (intellectual property) Persija di dalam salah satu fasilitas infrastruktur yang ada di MRT," ujarnya.
Untuk diketahui, manajemen MRT Jakarta menyebut hak penamaan (naming rights) stasiun telah memberikan kontribusi hingga 40% terhadap pendapatan perusahaan dari non tiket sehingga bisnis ini akan terus digencarkan untuk ke depannya.
"Kontribusinya signifikan mencapai 30-40%," kata Direktur Pengembangan Bisnis MRT Jakarta Farchad Mahfud di Jakarta, 23 Januari 2025 lalu, seperti dikutip Antara.
Sebagai informasi, saat ini terdapat sembilan stasiun MRT yang hak penamaannya sudah dibeli oleh perusahaan atau pihak lain, seperti Stasiun MRT Lebak Bulus Grab, Stasiun MRT Fatmawati Indomaret, Stasiun MRT Blok M BCA, Stasiun MRT Senayan Mastercard dan Stasiun MRT Istora Mandiri.
Kemudian ada juga Stasiun MRT Setiabudi Astra, Stasiun MRT DUkuh Atas BNI, Stasiun MRT Bundaran HI Bank DKI serta Stasiun MRT Cipete Raya Tuku.

