Prabowo dari Rusia Bawa Oleh-oleh untuk Danantara
JAKARTA, investortrust.id - Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin menyaksikan prosesi pertukaran sejumlah dokumen kerja sama di berbagai bidang antara dua negara. Terdapat empat nota kesepahaman yang sudah ditandatangani, salam satunya terkait BPI Danantara.
Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara bermitra dengan Joint Stock Company ‘Management Company of Russian Direct Investment Fund’.
Dalam pernyataan bersama setelah pertemuan, Prabowo mengatakan komitmen Indonesia-Rusia terjadi dalam multibidang. “Pertemuan saya dengan Presiden Putin hari ini berlangsung dengan intens dan produktif. Di semua bidang ekonomi, kerja sama teknis, perdagangan, investasi, pertanian semua telah mengalami peningkatan yang berarti,” ujar Prabowo, dalam keterangan resmi Biro Pers Sekretariat Presiden, Jumat (20/6/2025).
Selain kerja sama investasi, Prabowo menjelaskan penguatan hubungan bilateral terhadap sektor transportasi. Dari kerja sama yang disepakati, Putin menyetujui pembukaan akses penerbangan langsung dari Moskow ke Bali. Penerbangan dari Moskow ke Bali dijadwalkan berlangsung tiga hingga empat kali dalam sepekan.
"Kami membuka peluang silakan kalau mau menambah penerbangan tidak hanya ke Bali tapi ke kota-kota lain di Indonesia,” jelas Presiden Prabowo.
Di bidang pendidikan, Indonesia berkomitmen meningkatkan jumlah pelajar yang dikirim ke Rusia. Prabowo juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Rusia terhadap keanggotaan penuh Indonesia dalam BRICS dan kesepakatan dalam kerja sama perdagangan bebas.
"Saya juga menyambut sangat gembira telah disepakati antara Indonesia dan Rusia dalam peranan kita dalam Eurasian Economic Union,” ucap Prabowo.
Berikut daftar dokumen kerja sama yang dipertukarkan:
1.Persetujuan antara Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia dan Kementerian Sains dan Pendidikan Tinggi Federasi Rusia tentang Kerja Sama di Bidang Pendidikan Tinggi.
2.Memorandum Saling Pengertian antara Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dan Kementerian Perhubungan Federasi Rusia tentang Kerja Sama di Sektor Transportasi.
3.Memorandum Saling Pengertian antara Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia dan Kementerian Pengembangan Digital, Komunikasi, dan Media Massa Federasi Rusia tentang kerja sama di bidang pengembangan digital dan media massa.
4.Nota Kesepahaman antara Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) dan Joint Stock Company “Management Company of Russian Direct Investment Fund".
Baca Juga
Putin dan Prabowo Sepakat, Rusia Siap Pasok Minyak dan LNG ke Indonesia
Sebelumnya, Danantara dan Indonesia Investment Authority (INA) menyuntikkan dana sekitar Rp 13 triliun kepada PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA). Sebagian dana itu dipakai untuk mengakuisisi kilang milik Shell di Singapura.
Danantara juga berkomitmen mendanai program pembangunan tiga juta rumah.
CEO Danantara, Rosan Roaslani menyatakan bahwa Danantara akan investasi ke berbagai sektor bisnis yang bisa menjanjikan imbal hasil minimal 10% per tahun.
Selain menandatangani sejumlah MoU, dalam pertemuan tersebut Prabowo dan Putin juga telah menyepakati "Deklarasi Kemitraan Strategis antara Federasi Rusia dan Republik Indonesia". Pertukaran dokumen kerja sama ini mencerminkan arah baru dalam hubungan bilateral Indonesia–Rusia yang semakin luas dan multidimensional.
Baca Juga

