Kedubes Rusia Klarifikasi Isu Harga Penjualan Minyak Rusia, Tegaskan Kemitraan Energi dengan RI
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id -- Kedutaan Besar Rusia di Indonesia memberikan klarifikasi resmi terkait pemberitaan media di Tanah Air yang dinilai tidak akurat mengenai prospek kerja sama energi antara Indonesia dan Rusia.
Pernyataan ini muncul sebagai respons terhadap artikel yang menyebut "Tak Ada Diskon Minyak untuk Indonesia, Dubes Rusia Sebut Harga Bisa Jadi Lebih Tinggi".
Duta Besar Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov dalam pernyataan resminya yang dilansir lewat akun X menyebut informasi yang dibuat dianggap telah keluar dari konteks sebenarnya. Pihak Kedutaan pun menegaskan bahwa judul maupun isi artikel tersebut tidak dapat dianggap sebagai representasi sikap resmi Rusia, karena terdapat struktur pengutipan yang tidak sesuai.
"Rusia adalah pemasok sumber daya bahan bakar fosil yang bertanggung jawab serta berkelanjutan, dan siap bekerja sama dalam bidang ini dengan Republik Indonesia sebagai negara sahabat. Namun, harga minyak harus dibahas dan disepakati oleh entitas bisnis Rusia dan Indonesia bergantung pada kondisi pasar global saat ini," demikian disampaikan Dubes Sergei Tolchenov.
Baca Juga
Diplomasi Energi Bahlil ke Rusia, Pakar: Langkah Taktis yang Masuk Akal
"Tujuan dari Pemerintah kedua negara adalah untuk memfasilitasi proses tersebut, menciptakan kondisi yang diperlukan bagi dialog yang konstruktif dan efektif, serta untuk pasokan minyak yang efektif dan hemat biaya," imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama Dubes Sergei Tolchenov menyampakkan bahwa kunjungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke Moskow pada 13 April 2026, serta negosiasi para menteri energi kedua negara pada 14 April 2026, telah membuka peluang baru bagi pengembangan kerja sama Rusia-Indonesia di bidang minyak dan gas.
"Komitmen negara kita untuk memperluas kemitraan strategis di bidang-bidang tersebut sangatlah kuat. Format kolaborasi khusus saat ini sedang dibahas mengikuti mekanisme bisnis yang tepat," ujarnya.

