BP Tapera Salurkan Pembiayaan Rumah Subsidi 190.296 Unit dalam 8 Bulan Era Prabowo
JAKARTA, investortrust.id - Komisioner Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) Heru Pudyo Nugroho memaparkan, kinerja penyaluran rumah subsidi hingga Senin (16/6/2025) telah tersalurkan sebanyak 190.296 unit sejak awal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto atau selama 8 bulan.
“Sejak dimulainya pemerintahan Presiden Prabowo pada 20 Oktober 2024 hingga 16 Juni 2025, kami telah menyalurkan pembiayaan untuk 190.296 unit rumah subsidi melalui skema Tapera dan FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan). Sementara itu, dalam kurun waktu tahun berjalan, yaitu dari 1 Januari hingga 16 Juni 2025, realisasi mencapai 149.640 unit rumah,” papar dia di kantor Blue Bird, Jakarta Selatan, Selasa (17/6/2025).
Baca Juga
BP Tapera Bidik Kuota FLPP Terserap Semua di Akhir Semester I-2025
Heru menyampaikan, penambahan kuota KPR FLPP sebanyak 350.000 unit menjadi target pemerintah dalam mewujudkan keinginan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk memiliki rumah pertama.
“Kami ditugasi pemerintah sebagai penyalur KPR FLPP dari awal 2022, kita sudah menyalurkan kurang lebih pembiayaan 763.003 unit rumah senilai Rp 89,36 triliun, dan tahun ini target kami tidak main-main, 350.000 unit rumah senilai kurang lebih Rp 43 triliun,” ungkap dia.
Baca Juga
Menanti Putusan MK, Tapera Siapkan Skema Sukarela! Rumah untuk Semua Jadi Nyata?
Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Sri Haryati menyatakan, pihaknya tengah menggenjot penambahan kuota perumahan rakyat skema FLPP yang ditargetkan mencapai 350.000 unit segera cair pada 5 Agustus 2025 mendatang.
“Kebetulan saya menjadi penanggung jawab FLPP bersama Pak Heru (Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho), 5 Agustus (2025) 350.000 (unit) harus selesai. Nanti Pak Heru mau upaya lagi sebesar 440.000 (unit). Insyaallah, capaian bisa tercapai,” kata Sri.

