Baru Dirilis Edits Diunduh 7,1 Juta Kali, Lewati CapCut
JAKARTA, investortrust.id - Perang dagang hingga perang teknologi antara dua raksasa dunia Amerika Serikat dan Cina makin sengit. Setelah ChatGPT dari Amerika diguncang dengan kemunculan AI tandingan dari Tiongkok DeepSeek, kini sebaliknya CapCut milik induk usaha TikTok RRT ditantang aplikasi video editing terbaru Edits, yang diluncurkan raksasa teknologi Meta milik Mark Elliot Zuckerberg.
Edits yang dibidani suami Priscilla Chan yang merupakan keturunan Tionghoa ini langsung mencetak prestasi besar, setelah resmi diluncurkan. Dalam tiga hari pertama, aplikasi anyar ini berhasil meraih 7,1 juta unduhan di iOS dan Android, mengalahkan jumlah unduhan CapCut saat awal perilisannya.
Menurut data Appfigures, Edits mencatat sekitar 702.900 unduhan di iOS hanya dalam dua hari pertama. Angka ini sekitar 37 kali lebih besar dibandingkan CapCut ketika baru dirilis.
Secara global, CapCut hanya mampu mengumpulkan 83.500 unduhan di tiga hari pertamanya. Bahkan jika jumlah itu dikalikan berapa kali lipat, Edits masih menang telak.
Di AS, performa Edits makin mencolok dengan 381.000 unduhan dalam tiga hari. Sebagai perbandingan, CapCut hanya mencetak 3.400 unduhan saat debut di pasar Negeri Paman Sam.
Peluncuran Edits juga membuatnya langsung menduduki peringkat 1 App Store untuk aplikasi non-game di AS pada hari pertama. Selama dua hari berikutnya, Edits tetap bertahan di posisi atas sebelum perlahan turun ke peringkat 3.
Keberhasilan ini menunjukkan kuatnya efek jaringan Meta dalam mempromosikan aplikasi barunya. Edits sengaja didesain khusus untuk memudahkan pembuatan konten Instagram Reels, Stories, dan sosial media lainnya.
Para tamu dari orang-orang kaya sektor teknologi dunia, termasuk (ki-ka) Mark Zuckerberg, Lauren Sanchez, Jeff Bezos, Sundar Pichai, dan Elon Musk menghadiri pelantikan Presiden AS Donald J Trump di US Capitol Rotunda pada 20 Januari 2025 di Washington, DC. Sumber: CNBC.
Namun demikian, Edits masih punya tantangan besar mengejar total pengguna CapCut yang sudah mencapai 1,22 miliar unduhan sejak 2020. Meski begitu, antusiasme awal menunjukkan Edits, termasuk di Indonesia, punya potensi besar.
Dari sisi fitur, Edits mendapat pujian karena kemudahan penggunaan, dukungan video 4K, dan ekspor tanpa watermark. Namun, beberapa kreator mengeluhkan masih minimnya pilihan template dan efek transisi dibandingkan CapCut.
Dilansir dari TechCrunch, Minggu (27/04/2025), Meta diprediksi akan terus mengembangkan Edits. Raksasa teknologi itu disebut akan menambah fitur premium atau skema monetisasi baru.
Jika pertumbuhan ini berlanjut, Edits diprediksi menjadi salah satu pemain utama dalam dunia aplikasi video editing, sekaligus menyumbang keuntungan baru bagi Meta. (C-13)