Ini Alasan Indosat (ISAT) Pilih Sektor Tambang untuk Transformasi Digital Lewat AI dan IoT
JAKARTA, investortrust.id – PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (ISAT) menyasar sektor pertambangan untuk transformasi digital lewat kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan Internet of Things (IoT) dalam acara Indonesia AI Day for Mining Industry yang berlangsung Kamis (24/4/2025).
Director & Chief Business Officer Indosat, M. Danny Buldansyah, menyebutkan jika langkah strategis itu dipilih bukan tanpa alasan. Selain menyumbang sekitar 9–10% dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia, sektor tambang juga mencatat pertumbuhan signifikan, bahkan mencapai 15,7%.
Baca Juga
Indosat (ISAT) Dorong Transformasi Tambang dengan Teknologi AI, Apa Saja Keuntungannya?
“Industri mining ini kontribusinya besar, hampir 10% dari PDB Indonesia. Belum lagi pertumbuhannya yang mencapai 15,7%. Jadi memang sudah saatnya teknologi masuk untuk bantu efisiensi dan keselamatan di sana,” kata Danny di kantornya, Jakarta, Rabu (23/4/2025)
Danny menyebut transformasi digital di sektor tambang bukan perkara mudah. Selain itu, keselamatan kerja juga menjadi isu krusial, terutama di tambang bawah tanah yang penuh risiko.
Melihat tantangan tersebut, Indosat tak hanya menawarkan konektivitas, tetapi juga solusi digital terintegrasi. Mulai dari pengumpulan data menggunakan kamera, drone, sensor, fleet management, hingga wearables, semua data itu kemudian diolah melalui sistem penyimpanan baik on-premise maupun distributed cloud.
Baca Juga
Setelah QIA, 2 Investor Ajak Danantara Danai Perusahaan Pembiayaan
Tak kalah penting, data ini diamankan dengan sistem proteksi yang kuat dan divisualisasikan untuk mendukung pengambilan keputusan strategis.
“Solusi kami bukan cuma soal koneksi, tapi satu ekosistem digital yang dirancang khusus untuk industri. AI dan IoT kita pakai untuk bantu eksplorasi, perawatan alat, hingga pantau keselamatan pekerja,” terang Danny.
Ia menyebut, beberapa teknologi kunci yang ditawarkan Indosat mencakup AI untuk eksplorasi dan pemetaan mineral, predictive maintenance untuk mencegah kerusakan alat berat, serta autonomous operation untuk mendukung efisiensi produksi. Tak cuma itu, solusi AI juga digunakan untuk memantau keselamatan pekerja secara real-time, terutama di lokasi berisiko tinggi.
Lewat acara Indonesia AI Day for Mining Industry, Indosat berharap bisa membawa dampak nyata lewat teknologi. Tidak hanya mempercepat digitalisasi, tapi juga membantu menciptakan operasional yang lebih efisien, aman, dan berkelanjutan bagi sektor pertambangan Indonesia. (C-13)

