Menteri Maman Usul Warga Binaan di Lapas yang Punya Usaha Masuk Kategori UMKM
JAKARTA, Investortrust.id - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengusulkan untuk memasukkan warga binaan di lembaga pemasyarakatan (lapas) yang memiliki usaha, masuk kategori usaha mikro dalam rangka kebijakan afirmatif.
Ia mengatakan, sebagai bentuk dukungan terhadap perkembangan UMKM pada warga binaan, Kementerian UMKM akan memanfaatkan aplikasi Sapa UMKM. Langkah ini bertujuan memetakan, memverifikasi, dan memonitor kondisi serta status seluruh warga binaan yang memiliki usaha.
Baca Juga
Business Matching UMKM Cetak Transaksi US$ 13,86 Juta, Bukti Produk RI Diminati Pasar Global
"Melalui sistem ini, kita bisa mengetahui secara terstruktur siapa saja pengusaha UMKM, termasuk binaan Kemenimipas (Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan). Hal ini juga mempermudah menyalurkan program-program pemberdayaan," jelas Maman dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (22/4/2025) dilansir Antara.
Lebih lanjut, Maman menyebut, Kementerian UMKM berencana membentuk tim kelompok kerja (pokja) untuk mengusulkan revisi Undang-Undang UMKM dan Kewirausahaan. Poin krusial usulan ini memasukkan warga binaan sebagai bagian dari kategori usaha mikro.
"Ini merupakan bentuk nyata perhatian kami terhadap warga binaan yang memiliki semangat wirausaha. Kami ingin mereka juga mendapat ruang dalam kebijakan pengembangan UMKM ke depan," ujarnya.
Ia mengatakan, Kementerian UMKM berkomitmen bekerja sama dengan Kemenimipas dalam membina, mengembangkan, dan mendukung warga binaan agar tumbuh menjadi pengusaha mandiri dan produktif.
Baca Juga
Meski Lapas Cikarang Diterjang Banjir, Layanan Warga Binaan Berjalan Normal
Di sis lain, Maman juga mengapresiasi ajang Indonesia Prison Product dan Art Festival (IPPA Fest) yang diselenggarakan Kemenimipas. Menurutnya, ajang tersebut merupakan bukti perubahan paradigma dalam memberdayakan warga binaan untuk berkarya dan berkontribusi melalui usaha mikro.
Sementara itu, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menyatakan bahwa IPPA Fest adalah wujud upaya Kemenimipas mendorong semangat UMKM di lembaga pemasyarakatan.

