Eks Dirut Pertamina Tekankan Pentingnya Ketahanan Energi
JAKARTA, investortrust.id - Mantan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Dwi Soetjipto menekankan pentingnya ketahanan energi sebagai fondasi utama dalam pembangunan nasional. Ketahanan energi sendiri menjadi salah satu Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang saat ini sedang diupayakan.
Dwi menyatakan bahwa Indonesia hanya dapat mencapai visi sebagai negara maju jika mampu mandiri dalam energi dan tidak terus bergantung pada impor energi fosil. Disebutkan, pembangunan berkelanjutan dan kemajuan industri sangat bergantung pada pasokan energi yang aman, terjangkau, dan ramah lingkungan.
“Transformasi energi harus dimulai dari sekarang. Kita tidak bisa hanya andalkan sumber energi fosil. Kalau tidak berubah, kita akan tertinggal jauh,” kata Dwi Soetjipto dalam keterangan tertulis, Selasa (22/4/2025).
Dia memaparkan berdasarkan data, Indonesia memiliki 128 cekungan minyak dan gas bumi (migas), namun hanya 20 saja yang sudah berproduksi. Sementara itu, potensi energi baru terbarukan (EBT), seperti panas bumi, air, angin, dan surya yang sangat besar juga masih belum tergarap optimal.
Baca Juga
Dukung Ketahanan Energi Nasional, Proyek Gas Akatara Rp 2 T di Jambi Diresmikan
Lebih lanjut, Dwi menyebutkan sejumlah tantangan yang dihadapi sektor energi nasional seperti tingginya risiko eksplorasi migas serta kurangnya kepastian regulasi menjadi penghambat utama masuknya investasi.
Oleh karena itu, menurutnya Indonesia perlu menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif, termasuk dengan menyederhanakan perizinan dan memperkuat tata kelola sektor energi.
“Indonesia harus bisa menghadirkan kepastian bagi investor, dan itu peran penting dari para pemimpin di masa depan, termasuk dari kalangan akademisi,” ujar Dwi Soetjipto.

