Harga Batu Bara Acuan Periode Kedua April 2025 Ditetapkan US$ 120,20 per Ton
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia menetapkan harga batu bara acuan (HBA) untuk penjualan batu bara periode kedua April 2025 pada titik serah penjualan secara free on board di atas kapal pengangkut (FOB vessel) sebesar US$ 120,20 per ton.
HBA periode kedua April 2025 yang tertuang dalam Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No 133K/MB01/MEM B/2025 turun sebesar US$ 3,12 atau 2,53% dibandingkan HBA periode pertama April 2025 sebesar US$ 123,32 per ton.
"Bila dibandingkan HBA bulan yang sama pada 2024, yaitu HBA April 2024 di level US$ 121,13 secara year on year per ton, maka HBA periode kedua April 2025 turun tipis US$ 0,93 atau turun 0,77%," ujar Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian ESDM, Chrisnawan Anditya di Jakarta, Kamis (17/4/2025).
Baca Juga
Chrisnawan menjelaskan, HBA periode kedua April 2025 digunakan sebagai dasar perhitungan harga patokan batu bara (HPB) periode kedua April 2025 untuk batu bara dengan kalori lebih besar dari 6.000 kcal per kg GAR.
Berdasarkan Keputusan Menteri ESDM No 72 Tahun 2025 tentang Pedoman Penetapan Harga Patokan untuk Penjualan Komoditas Mineral Logam dan Batu Bara, nilai HBA periode kedua bulan berjalan merupakan rata-rata tertimbang volume harga jual batu bara pada titik serah FOB vessel dalam kesetaraan spesifikasi HBA dengan rentang sampel 6.100-6.500 kcal per kg GAR.
HBA tersebut berlaku bagi transaksi penjualan batu bara untuk pembayaran royalti pada aplikasi ePNBP Minerba, pada tanggal pengapalan minggu keempat dua bulan sebelumnya hingga minggu ketiga bulan sebelumnya.
Kepmen itu menyebutkan, terdapat empat jenis HBA berdasarkan nilai kalori batu bara, yaitu HBA untuk kesetaraan nilai kalori 6.322 kcal per kg GAR, HBA I untuk kesetaraan nilai kalori 5.300 kcal per kg GAR, HBA II untuk kesetaraan nilai kalori 4.100 kcal per kg GAR, dan HBA III untuk kesetaraan nilai kalori 3.400 kcal per kg GAR.
"Berdasarkan HBA selanjutnya dihitung harga patokan batubara (HPB) yang dipengaruhi kualitas batu bara, yaitu nilai kalor batu bara, kandungan air, kandungan sulfur, dan kandungan abu," jelas Chrisnawan.
Baca Juga
AS Beralih ke Batu Bara, Indonesia Targetkan Punya Pembangkit Panas Bumi Terbesar Dunia
Berikut nilai masing-masing HBA, HBA I, HBA II, dan HBA III periode kedua April 2025 yang berlaku 15-30 April 2025:
1. HBA (6.322 GAR) sebesar US$ 120,20 (turun 2,53% dibandingkan HBA periode pertama April 2025);
2. HBA I (5.300 GAR) sebesar US$ 78,46 (naik 0,08% dibandingkan HBA I periode pertama April 2025);
3. HBA II (4.100 GAR) sebesar US$ 50,07 (naik 1,07% dibandingkan HBA II periode pertama April 2025);
4. HBA III (3.400 GAR) sebesar US$ 34,32 (naik 4,92% dibandingkan HBA III periode pertama April 2025).

