Kembangkan Yummy Choice, Indomaret Genjot Penjualan Produk 'Ready to Eat'
JAKARTA, Investortrust.id - Indomaret menggenjot penjualan Yummy Choice, entitas usaha di bidang makanan siap saji (ready to eat). Salah satu upaya perseroan adalah menghadirkan produk makanan inovatif yang cocok dengan konsumen.
"Dengan kelengkapan produk-produk baru, maka kontribusi Indomaret Fresh (gerai yang sajikan ready to eat) secara keseluruhan sudah cukup bagus, cukup tinggi. Ya, kurang lebih sekitar 15%-20%," kata Special Project Director PT Indomarco Prismatama (Indomaret) Burhan Bahar saat menjawab Investortrust.id di sela peluncuran product collaboration Yummy Choice x chef Devina di Menara Indomaret, Jakarta, Selasa (15/4/2025).
Burhan mengatakan, untuk melengkapi produk di gerai, Yummy Choice Indomaret menggandeng chef Devina Hermawan dalam kolaborasi terbaru bertajuk "The Chef: Secret Recipe".
Baca Juga
Kolaborasi eksklusif ini menghadirkan empat menu baru dengan kategori snacking dan heavy meal, yaitu, pentol, olahan daging ayam dan sapi dengan sambal pedas; Spicy Wings, sayap ayam dengan balutan bumbu pedas, manis, dan gurih; Salmon Furikake Onigiri, nasi kepal ala Jepang yang dilengkapi topping salmon dan agedama; serta Chicken Spicy Ramen, mi khas Jepang dengan kuah kaldu ayam disajikan bersama topping jagung, jamur, dan ayam.
"Kontribusi (pada total penjualan) makanan-makanan yang siap saji itu, masih relatif kecil, kurang lebih mungkin 1%-2%. karena toko yang kita jual itu ribuan toko," lata dia.
Dia mengatakan, pada 2023 Yummy Choice Indomaret juga sudah merilis menu nasi goreng ayam Hong Kong dan onigiri dengan berkolaborasi chef Devina yang menjadi salah satu produk terlaris di gerai Indomaret. "Jadi menu (ready to eat) sekarang ada empat, yang lalu dua. Jadi total enam (menu)," kata Burhan.
Seluruh produk ready to eat yang disediakan dibuat secara higienis di central kitchen dan dirancang untuk praktis dikonsumsi tanpa mengurangi kualitas rasa dan gizi.
Dalam kesempatan yang sama, Marcomm Executive Director PT Indomarco Prismatama Bastari Akmal mengatakan, untuk tahap awal, produk-produk terbaru hasil kolaborasi dengan chef Devina akan tersedia di 6.000 gerai Indomaret dari total sekitar 23.500 di seluruh Indonesia.
"Jadi kita kan ada empat produk. Produk pertama (Spicy Ramen) di 240 toko, yang onigiri, sama. Kalau Spicy Wing di lebih 1.200 toko, sementara pentol ini kan cuma snack ada di lebih 4.000 toko. Jadi total sekitar 6.000 gerai," kata Bastari kepada Investortrust.id.
Bastari mengatakan, dalam tahap awal, perusahaan fokus memasarkan produk makanan cepat saji ini kepada masyarakat perkotaan di gerai-gerai Indomaret berukuran besar, seperti Indomaret Fresh atau Indomaret Point.
"Dalam perkembangannya, kita menyasar toko-toko reguler yang memiliki space besar, yang model seperti ini, sehingga secara tidak langsung ini akan bertambah terus toko-toko yang ada," kata dia.
Sementara chef Devina, yang dikenal keahliannya membagikan resep "anti gagal" di kanal YouTube serta karya bukunya yang laris manis, membocorkan resep-resep rahasia yang belum pernah dibagikan. "Melalui kerja sama ini, saya ingin menghadirkan cita rasa yang autentik, praktis, tetapi tetap bernutrisi, yang bisa dinikmati masyarakat luas," ujarnya.
PT Indomarco Prismatama (Indomaret) sebelumnya menargetkan hingga akhir 2025 toko Indomaret akan bertambah sekitar 1.500 dari akhir 2024 sekitar 23.500 outlet.
Baca Juga
Target penambahan toko itu akan difokuskan ke luar Jawa, seperti Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua. Dari 23.500 gerai, sekitar 32% merupakan waralaba (franchise), sementara sisanya regular atau dimiliki perusahaan. Saat ini, Indomaret memiliki 36 distribution center (DC) yang tersebar di sejumlah wilayah Indonesia. Adapun satu DC membawahi sekitar 700 gerai Indomaret.

