Pertamina Gas Beri Bantuan Kemanusiaan ke Gaza Palestina
JAKARTA, Investortrust.id – PT Pertamina Gas (Pertagas), yang merupakan bagian subholding gas Pertamina bekerja sama dengan lembaga kemanusiaan DT Peduli menyalurkan bantuan ke wilayah Gaza, Palestina, yang tengah mengalami krisis kemanusiaan.
Pertagas pada Maret 2025 telah menyalurkan 450 paket makanan ke dua kamp pengungsi di Gaza, yaitu Kamp Sukhnah dan Kamp Zoufah yang dihuni 2.700 warga Palestina. Bantuan ini disalurkan sebagai bentuk dukungan bagi masyarakat yang terdampak konflik berkepanjangan.
Baca Juga
Pertagas Pastikan Pasokan Gas Konsumen dan Industri Terpenuhi Jelang Idulfitri
Corporate Secretary Pertamina Gas Sulthani Adil Mangatur menjelaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian komitmen perusahaan dalam merespons bencana kemanusiaan global.
“Pertagas berupaya tanggap memberikan bantuan kemanusiaan internasional, bekerja sama dengan lembaga-lembaga kemanusiaan untuk menyalurkan bantuan ke negara-negara yang terdampak bencana setiap tahunnya,” ujar Sulthani dalam keterangannya, Selasa (15/4/2025).
Konflik yang berberlangsung lebih 15 bulan di Gaza akibat serangan Israel telah menimbulkan berbagai krisis kemanusiaan sehingga puluhan ribu jiwa melayang, termasuk jutaan rakyat palestina kehilangan tempat tinggal.
Baca Juga
Transaksi Naik 50%, Pengguna MyPertamina Meningkat pada Idulfitri 2025
Sulthani menambahkan, Pertagas berkomitmen menyalurkan bantuan ke Palestina dengan menggandeng lembaga-lembaga kemanusiaan. Selain Palestina, beberapa tahun sebelumnya Pertagas menyalurkan bantuan ke negara lain terdampak bencana, seperti gempa Turki dan kelaparan di Timor Leste.
Di dalam negeri, Pertagas juga kerap menyalurkan santunan kepada anak yatim dan duafa di 14 kota/kabupaten di Indonesia yang dilaksanakan pada Februari-Maret 2025. Kegiatan ini merupakan bagian tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat, khususnya di sekitar wilayah operasional.
“Dalam menjalankan kegiatan usaha, Pertagas tidak hanya berperan mendukung program pemerintah dalam ketahanan energi nasional, tetapi memberikan kontribusi sosial langsung,” lanjut Sulthani.
Pertamina Gas mengelola dan mengoperasikan lebih 3.535 kilometer jaringan infrastruktur pipa minyak dan gas alam, yang berperan dalam mendistribusikan energi ke seluruh Indonesia.

