Pemberian Rumah Subsidi untuk Mitra Gojek (GOTO) Harus Transparan dan Tepat Sasaran
JAKARTA, Investortrust.id - Pemerintah berencana akan menyalurkan rumah subsidi untuk mitra Gojek (GOTO). Anggota Komisi V DPR RI Sudjatmiko meminta program ini dilaksanakan secara transparan dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Kami tentu mendukung program rumah subsidi untuk pengemudi online. Kendati demikian kami meminta program ini dilakukan secara transparan baik di level kerjasama dengan pihak ketiga maupun kriteria pengemudi online yang berhak mendapatkan rumah bersubsidi,” kata Sudjatmiko dalam keterangannya, Jumat (11/4/2025).
Ia menuturkan pengemudi online merupakan masyarakat dengan tingkat penghasilan kurang menentu. Penghasilan para pengemudi online kerap di bawah Upah Minimum Regional (UMR) dan banyak yang belum memiliki tempat tinggal sendiri.
“Jika ada bantuan pemerintah dalam penyediaan rumah bersubsidi, ini tentunya akan membantu mereka,” ujarnya.
Politikus PKB tersebut meminta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman merumuskan kebijakan secara matang dan detail sebelum memberikan rumah subsidi kepada pengemudi online. Salah satunya tentang kriteria pengemudi online yang berhak mendapat subsidi rumah.
Baca Juga
Menteri Ara Akan Salurkan 2.000 Rumah Subsidi ke Mitra Gojek (GOTO)
“Pemberian rumah subsidi kepada pengemudi ojek online harus tepat sasaran, transparan dan melalui mekanisme serta ketentuan yang telah disepakati bersama,” tegas Sudjatmiko.
Ia juga mengingatkan soal kelayakan rumah subsidi. Ia berharap rumah subsidi yang diberikan kepada pengemudi online harus layak baik dari sisi kualitas bangunan, akses, hingga ketersediaan fasum serta fasos.
“Jangan karena rumah subsidi, pembangunan rumah asal-asalan serta kualitasnya juga tidak bagus. Kami minta agar rumah subsidi adalah rumah layak huni dan nyaman untuk masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.
Sebelumnya Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait akan menyalurkan sebanyak 2000 unit rumah subsidi kepada pengemudi ojek online. Sebanyak 1000 unit untuk pengemudi ojek online roda dua, sisanya untuk pengemudi ojek online roda empat.
Dikatakan Ara, penjajakan untuk mitra GOTO ini dilakukan setelah pihaknya berdialog dengan Presiden Prabowo Subianto untuk menyalurkan rumah subsidi tepat sasaran kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
“Kalau single (belum menikah) Rp 7 juta, kalau yang sudah menikah Rp 8 juta. Kalau yang di Papua single Rp 7,5 juta, kalau yang berkeluarga Rp 10 juta,” kata Ara. (C-14)

