Jasa Marga Catat Kenaikan Signifikan Volume Lalu Lintas di Jabodetabek dan Jabar, Naik 41,9%
JAKARTA, investortrust.id – PT Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT) mencatat peningkatan volume lalu lintas (VLL) kendaraan di ruas tol wilayah Jakarta - Bogor - Depok - Tangerang - Bekasi (Jabodetabek) dan Jawa Barat (Jabar) pada Sabtu (5/4/2025) atau H+5 Lebaran 2025.
Menurut Senior General Manager PT JMT Widiyatmiko Nursejati, peningkatan volume transaksi pengguna jalan tol yang signifikan dari arah Cikampek dan Puncak, Kabupaten Bogor melalui Gerbang Tol (GT) Halim, Cikunir 6, dan Ciawi 2 tercatat sebanyak 146.036 kendaraan atau naik 41,91% dibandingkan volume lalu lintas transaksi normal yaitu 102.911 kendaraan.
“Adapun pantauan volume lalu lintas transaksi di GT Halim arah Jakarta sebanyak 79.483 kendaraan atau naik sebesar 34,94% terhadap lalu lintas transaksi normal 58.903 kendaraan. Sedangkan, Volume lalu lintas transaksi di GT Cikunir 6 arah Jakarta melalui jalan tol MBZ sebanyak 22.821 kendaraan atau naik sebesar 200,51% dari volume lalu lintas transaksi normal sebanyak 7.594 kendaraan,” katanya dalam keterangan resmi, dikutip Sabtu (6/4/2025).
Sementara itu, lanjut Widiyatmiko, volume transaksi di GT Ciawi 2 arah Jakarta tercatat sebanyak 43.732 kendaraan atau naik sebesar 20,10% dari volume lalu lintas transaksi normal sebanyak 36.414 kendaraan.
Sedangkan di wilayah Jawa Barat, Jasa Marga mencatat peningkatan VLL kendaraan meninggalkan Rancaekek dan Bandung menuju Jakarta dengan total sebanyak 78.054 kendaraan atau naik sebesar 23,71% dibanding volume lalu lintas transaksi normal yakni 63.094 kendaraan.
Baca Juga
Jasa Marga Hentikan Rekayasa Lalin di Tol Jagorawi Arah Puncak
“Volume lalu lintas transaksi yang menuju Bandung atau Jakarta meninggalkan Rancaekek, Garut dan sekitarnya melalui GT Cileunyi tercatat 43.083 kendaraan atau naik sebesar 39,97% dibanding lalu lintas normal sebanyak 30.780 kendaraan,” imbuh Widiyatmiko.
Sementara itu, lanjutnya, volume lalu lintas transaksi GT Pasteur (masuk) meninggalkan Kota Bandung menuju Jakarta tercatat 34.971 kendaraan atau meningkat sebesar 8,22% dari lalin normal sebanyak 32.314 kendaraan.
Dia juga menyampaikan, jalur fungsional Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan dibuka secara situasional jika berpotensi terjadi kepadatan di KM 66 Ruas Tol Japek akibat pertemuan dua lalu lintas arus balik dari wilayah Jawa Barat dan Trans Jawa sesuai dengan diskresi Kepolisian.
“Jalur fungsional Japek II Selatan dapat diakses melalui akses keluar Sadang di KM 76 Ruas Tol Cipularang arah Jakarta dan masuk ke jalur fungsional sesuai rambu yang tertera di lokasi. Pengguna jalan yang melintasi jalur fungsional Japek II Selatan nantinya dapat kembali memasuki jalan tol Jakarta-Cikampek melalui GT Cibatu dan GT Cikarang Timur,” jelas Widiyatmiko.
Jasa Marga juga mengimbau kepada masyarakat agar mempersiapkan diri sebelum melakukan perjalanan dengan memastikan kondisi kendaraan siap jalan, kondisi pengemudi yang prima, memperhatikan kecukupan BBM dan saldo e-toll untuk kenyamanan perjalanan.
“Harap menggunakan satu e-toll yang sama untuk pembayaran di jalan tol dengan sistem transaksi tertutup seperti Ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi serta Jalan Tol JORR II. Satu e-toll untuk bertransaksi ketika tapping di gerbang tol masuk, dan menggunakan e-toll yang sama juga untuk tapping di gerbang tol keluar,” pungkas Widiyatmiko.

