Jasa Marga Catat Peningkatan Volume Kendaraan Pulang Libur Paskah ke Jabodetabek dan Jawa Barat
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT), anak perusahaan PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR), mencatat peningkatan volume lalu lintas arus kendaraan libur Wafat Yesus Kristus dan Kebangkitan Yesus Kristus (Paskah) menuju Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) dan Jawa Barat. Peningkatan terjadi di berbagai arah, baik dari Cikampek, Puncak Bogor, maupun Rancaekek, Jawa Barat.
Merespons kepadatan lalu lintas yang terjadi, Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad, Widiyatmiko Nursejati mengimbau pengguna jalan yang baru akan kembali pada Minggu (5/4/2026) agar mengatur waktu perjalanan serta memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan sebelum memulai perjalanan.
"Diimbau kepada masyarakat agar mempersiapkan diri sebelum melakukan perjalanan dengan memastikan kondisi kendaraan siap jalan, kondisi pengemudi yang prima, memperhatikan kecukupan BBM dan saldo e-toll untuk kenyamanan perjalanan. Jangan terburu-buru, mari sama-sama prioritaskan keselamatan sesama pengguna jalan,” kata Widiyatmiko, dalam keterangan resminya, Minggu (5/5/2026).
Baca Juga
516.000 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek pada Libur Jumat Agung dan Paskah
Berdasarkan data JMT, total 119.809 kendaraan menuju Jabodetabek, meningkat 13,10% dibanding volume lalu lintas normal yaitu 105.933 kendaraan.
Kendaraan-kendaraan tersebut melintasi tiga gerbang tol utama. Sebanyak 61.573 kendaraan melintasi Gerbang Tol Halim arah Jakarta, meningkat 4,35% dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 59.005 kendaraan.
Selain itu, volume lalu lintas transaksi di Gerbang Tol Cikunir 6 arah Jakarta mengalami kenaikan. Tercatat 11.985 kendaraan melintas atau meningkat 43,50% dari lalu lintas transaksi normal sebanyak 8.352 kendaraan.
Baca Juga
Libur Panjang April 2026, Penjualan Tiket KAI Tembus 97,7% dan Mobilitas Penumpang Meningkat
Peningkatan volume lalu lintas juga terpantau di Gerbang Tol Ciawi 2 arah Jakarta. Sebanyak 46.251 kendaraan melintas, naik 19,90% terhadap lalu lintas transaksi normal sebanyak 38.576 kendaraan.
Data JMT juga menunjukkan, di wilayah Jawa Barat terjadi peningkatan volume lalu lintas meninggalkan Bandung dan Rancaekek menuju Jakarta, tercatat total 68.662 kendaraan melintas, atau naik 9,81% dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 62.527 kendaraan.
Adapun volume lalu lintas menuju Bandung atau Rancaekek sekitarnya melalui gerbang tol yang sama, tercatat 74.680 kendaraan atau lebih rendah 2,04% dibanding volume lalu lintas transaksi normal, yaitu 76.239 kendaraan.

