BP Tapera: 140.619 Rumah Subsidi Tersalurkan Hingga 26 Maret 2025
JAKARTA, investortrust.id – Komisioner Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), Heru Pudyo Nugroho memaparkan, sebanyak 140.619 rumah subsidi dengan skema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) telah disalurkan sejak dilantiknya Presiden Prabowo Subianto hingga 26 Maret 2025.
“Mulai 20 Oktober 2024 sampai 25 Maret 2025, progres (rumah subsidi) yang sudah terbangun, mulai dari yang masih pembangunan berjalan, ready stock, persetujuan kredit sebelum akad, kemudian akad kredit itu sekitar 62.202 unit. Kemudian yang sudah terealisasi sampai dengan posisi 26 Maret, kurang lebih 140.619 unit,” papar Heru saat peluncuran BENAR-PKP di Kantor Kementerian PKP, Jakarta Selatan, dikutip Kamis (27/3/2025).
Dia turut menyampaikan, pemerintah juga telah menyerahterimakan akad masal perumahan bagi tenaga pendidik sekitar 20.000 kepala keluarga (KK) pada Selasa (25/3/2025) lalu.
“Dapat kami sampaikan, kemarin sudah dilaksanakan program perumahan bagi guru, akad massal dan penyerahan kunci, alokasinya untuk guru ada 20.000,” tambah Heru.
Baca Juga
Menteri Ara Serah Terimakan 20.000 Rumah Subsidi buat Guru di 8 Lokasi Serentak
Dikatakan Heru, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga telah berkomitmen untuk pengalokasian 30.000 kuota rumah bersubsidi yang akan dilakukan penandatanganan MoU-nya pada Kamis (27/3/2025). “Untuk perawat 15.000 (rumah), bidan 10.000 (rumah), dan tenaga pelayanan kesehatan masyarakat 5.000 (rumah),” terangnya.
Diberitakan sebelumnya, Komisioner BP Tapera optimistis target penyaluran rumah subsidi dengan skema FLPP akan terealisasi sebanyak 220.000 unit hingga akhir tahun 2025.
“Kita optimis bersama-sama kalau (terealisasi) 220.000 (unit). Potensi demand kita kan setiap tahun rata-rata 276.000 (unit). Kalau ditambah dengan berbagai fasilitasi komunitas profesi (developer) tadi, baru 4 profesi saja sudah 170.000 (unit). Otomatis kan bisa di atas 300.000 (unit), kita optimis lah itu,” kata Heru di Kantor Badan Bank Tanah beberapa waktu lalu.
Namun demikian, sejak 1 Januari 2025 hingga 21 Maret 2025 penyaluran rumah FLPP masih bergerak ‘moderat’ di angka 39.147 unit. Sedangkan, diperlukan sekitar 18.333 unit per bulan untuk mencapai target 220.000 unit penyaluran rumah FLPP. Artinya, pemerintah harus mencapai realisasi penyaluran rumah FLPP sekitar 54.999 unit hingga akhir Maret 2025.

