Bahlil: SPKLU Siap Layani Pengguna Mobil Listrik Naik 6 Kali Lipat pada Lebaran 2025
SURABAYA, Investortrust.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan, pengguna mobil listrik (electric vehicle/EV) pada Lebaran 2025 naik enam kali lipat dibanding Lebaran 2024. Untuk itu, PLN telah menambah stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU), termasuk di wilayah Jawa Timur sebagai salah satu tujuan utama mudik.
"Alhamdulillah, atas kesiapan PLN dan kita semua, memang tingkat pemakaian mobil listrik itu naik sekitar 5-6 kali lipat, karena itu, mau tidak mau, kita harus menyediakan SPKLU-nya secara masif juga," ujar Bahlil setelah meninjau Distribution Control Center (DCC) PLN Unit Pelaksana Pengatur Distribusi Jawa Timur (UP2D) bersama Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo di Surabaya, Selasa (25/3/2025).
Baca Juga
Ini Jurus Pertamina dan PLN Antisipasi Antrean Mengular di SPBU dan SPKLU
Bahlil mengimbau pengguna EV agar tidak perlu khawatir saat melakukan perjalanan jauh selama libur Lebaran hingga ke Jawa Timur, bahkan Bali. PLN juga memudahkan pengguna EV dengan menyediakan berbagai fitur di menu electric vehicle digital service (EVDS) pada aplikasi PLN Mobile. Selain itu, lanjut Bahlil, PLN telah menyiapkan SPKLU mobile yang bersiaga di sepanjang Tol Trans-Sumatera dan Tol Trans-Jawa.
"Ada aplikasi PLN mobile untuk bisa mengecek mana SPKLU yang kosong untuk saudara-saudara kita bisa nge-charge. Bahkan, kita juga menyiapkan untuk mobile charge. Kalau katakanlah ada mobil listrik saudara-saudara kita yang mudik, itu mobilnya mogok karena lupa isi, kita juga sudah menyiapkan SPKLU mobile di Jawa Timur," ujar Bahlil.
Sementara itu, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan, PLN telah mengantisipasi kenaikan pengguna EV di berbagai wilayah, termasuk Jawa Timur. Saat ini, tersedia 339 unit SPKLU yang tersebar di 206 lokasi di Jawa Timur yang siap melayani pengguna EV.
Darmawan melanjutkan, dengan penambahan enam kali lipat, kini jarak antar-SPKLU semakin dekat sehingga pengguna EV yang melakukan perjalanan ke Jawa bagian Timur hingga Bali sudah terlayani.
"Jarak antar-SPKLU tadinya 41 kilometer (km), sekarang satu dengan yang lain menjadi sekitar 25-26 km. Jadi kalau dari Jakarta, pemberhentian pertama di Cirebon itu 200 km. Kemudian pemberhentian kedua sekitar Semarang, kemudian baru ke Madiun dan Surabaya. Ini langsung sampai ke Banyuwangi, SPKLU yang tersedia sudah aman semuanya," ungkap Darmawan.
PLN juga mengerahkan 1.680 personel yang siap melayani pengguna EV di setiap titik SPKLU se-Jawa Timur selama periode Siaga Idulfitri 1446 Hijriah hingga 11 April 2025.
Baca Juga
Darmawan menambahkan, PLN juga memastikan suplai kelistrikan di wilayah Jawa Timur dalam kondisi aman dan cukup selama periode Lebaran 2025. Dengan daya mampu 10,5 gigawatt (GW) dan beban puncak sekitar 4,6 GW, masih terdapat reserve margin yang sangat cukup.
"Ada tujuh subsistem di wilayah Jawa Timur dan semuanya aman. Kami sudah mengecek satu per satu. Setiap sistem balance dan neraca dayanya cukup. Dalam hal ini sistem Jawa Timur aman semuanya," ujar Darmawan.

