Proyek Tol Bogor-Serpong via Parung Dilanjut, Investasi Penuh dari Swasta
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengungkapkan, proyek jalan Tol Bogor-Serpong via Parung akan dilanjutkan dengan investasi murni dari swasta alias tidak memakai anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).
''Kan sudah ada pemenang, lagi pembentukan konsorsium untuk BUJT (badan usaha jalan tol)-nya itu. Sesuai arahan pimpinan kan, itu (proyek tol Bogor-Serpong) kita dorong. Karena itu full prakarsa (swasta), enggak ada dari APBN,'' ungkap Direktur Jalan Bebas Hambatan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PU Wilan Oktavian di kantor Kementerian PU, Jakarta Selatan, dikutip Kamis (13/3/2025).
Baca Juga
Namun, dia belum dapat memastikan dimulainya pekerjaan konstruksi Tol Bogor-Serpong karena masih ada beberapa tahapan yang harus dilewati. ''Dari situ (pembentukan konsorsium) nanti ada perjanjian pengusahaan jalan tol (PPJT), proses desain, baru pembahasan lahan,'' tutur Wilan.
Sebagai informasi, eks Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PU Triono Junoasmono (Yongki) membeberkan sejumlah tol yang bakal dilelang di masa pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Baca Juga
Asosiasi Pengelola Jalan Tol Sepakati Kebijakan Diskon Tarif Tol di Lebaran 2025
“(Tol) Sentul Selatan-Karawang Barat juga akan kita lelangkan dalam waktu dekat. (Tol) Bogor-Serpong via Parung sudah lelang, tinggal penetapan pemenang. Lalu, flyover Sitinjau Lauik di Sumatera Barat itu sudah proses lelang akhir sebentar lagi akan penetapan pemenang. Itu dalam waktu dekat,” kata Yongki beberapa waktu lalu.
Yongki juga menyampaikan, proyek dua tol baru itu memiliki total biaya investasi sekitar Rp 42,2 triliun. “Kalau Bogor-Sepong itu sekitar Rp 8,9 triliun untuk 31,12 km. Kalau yang Sentul Selatan-Karawang Barat sekitar 60,36 km ini Rp 33,3 triliun,” terang dia.

