Butuh Investasi Infrastruktur US$ 184 Miliar/Tahun, Jokowi Harapkan Jepang Kontributor Utama Kerja Sama Konkret
JAKARTA, investortrust.id – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, Jepang dapat menjadi kontributor utama Asean dalam mewujudkan kerja sama konkret yang bermanfaat langsung bagi rakyat. Perhimpunan negara-negara Asia Tenggara membutuhkan investasi infrastruktur senilai US$ 184 miliar per tahun.
Jokowi berharap Jepang dapat meningkatkan kontribusinya di Asean. “Jepang dan Asean adalah bagian dari Asia. Kita memiliki tanggung jawab menjaga kawasan damai, stabil, dan sejahtera. Kami mengundang kerja sama di Asean Infrastructur Fund dan ASEAN Catalytic Green Finance Facility,” kata Jokowi saat membuka Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-26 ASEAN-Jepang di Jakarta, 6 September 2023.
Berbeda dengan Presiden RRT Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat Joe Biden yang tidak hadir di KTT Asean dengan negara-negara mitra, Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida datang langsung ke Indonesia bersama pendampingnya. KTT Asean dengan negara mitra tersebut merupakan rangkaian gelaran akbar KTT Ke-43 ASEAN yang berlangsung di Ibu Kota Jakarta, 5 hingga 7 September mendatang.
Baca Juga
Banyak Orang Indonesia Jadi CEO di Perusahaan Jepang Tunjukkan Merit System
Sementara itu, PM Jepang Fumio Kishida mengatakan, Jepang memiliki koneksi erat, dari hati ke hati dengan Asean. Negeri Matahari Terbit ini selalu bekerja sama dengan Asean.
“Jepang dan Asean bergandengan tangan termasuk saat melewati krisis Asia (krisis keuangan Asia tahun 1997-1998), saat bencana bencana Tsunami (yang melanda Indonesia dan Thailand), dan saat pendemi Covid-19. Koneksi kita tidak terbatas hanya hubungan bisnis, namun people to people connections,” tandas Kishida.
Kemitraan Komprehensif
Jokowi menjelaskan, Asean dan Jepang telah sepakat membentuk kemitraan komprehensif strategis. Kemitraan ini bukan sekadar seremonial dan bukan sekadar basa-basi.
“Tapi, kita membentuk kerja sama yang saling menguntungkan. Jepang sebagai salah satu mitra paling aktif Asean, dan pendukung utama Asean Outlook on the Indo-Pacific,” imbuhnya.

