Dorong Swasembada Pangan, PU Alokasikan Proyek Jaringan Irigasi Rp 6 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – Direktur Jenderal (Dirjen) Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Lilik Retno Cahyadiningsih mengungkapkan, pihaknya akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 5-Rp 6 triliun untuk melaksanakan instruksi presiden (inpres) soal percepatan penyediaan irigasi.
“Kalau layanan irigasi karena swasembada pangan tahun ini ya, kita dapatnya sekitar Rp 5-Rp 6 (triliun) untuk pembangunan dan rehabilitasi (jaringan) irigasi,” kata Lilik di kantor Kementerian PU, Jakarta Selatan, Jumat (28/2/2025).
Baca Juga
Diketahui, proyek ini mengacu pada Inpres Nomor 2 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan, Peningkatan, Rehabilitasi, serta Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi untuk Mendukung Swasembada Pangan.
Adapun proyek tersebut akan dilaksanakan pada 14 provinsi yang tersebar di Indonesia. “Kalau enggak salah 14 provinsi ya. Tidak hanya di Kalimantan, Papua juga,” tambah Lilik.
Lilik juga menjelaskan, pihaknya telah mengantongi nota kesepahaman (MoU) pembangunan dan peningkatan jaringan irigasi di lahan pertanian seluas 665.000 hektare (ha). “Di kementerian itu sudah ada MoU-nya dan sudah ada lokasinya,” tutur dia.
Baca Juga
Kepala OIKN: Daerah Irigasi Sebakung Akan Dukung Swasembada Pangan
Sebelumnya, Menteri PU Dody Hanggodo telah mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp 7,36 triliun untuk pelaksanaan inpres soal percepatan penyediaan irigasi.
Dia menyebut, tambahan anggaran itu sudah diusulkan dan direviu ulang oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta Kementerian Keuangan (Kemenkeu). “Kita duduk semua, hari Sabtu kemarin (4 Januari 2025), untuk memfinalisasi reviu agar kemudian bisa langsung jalan begitu,” ungkap Dody beberapa waktu lalu.
Dody menambahkan, inpres ini akan dijalankan dengan merehabilitasi jaringan irigasi seluas 294.500 ha untuk program swasembada pangan sesuai Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. “Yang paling cepat (dilaksanakan) mungkin inpres irigasi, yang lain-lain masih proses,” ucap dia.

