Jelang Ramadan, Minyak Goreng Akan Digelontorkan 'Segini' untuk Tekan Harga
JAKARTA, investortrust.id - PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) atau Id Food akan mendistribusikan sebanyak 110 juta liter minyak goreng pada 2025. Hal ini dilakukan guna menekan kenaikan harga minyak goreng, terlebih bulan Ramadan segera tiba.
"Tahun ini kita punya target bisa menyalurkan distribusi 110 juta liter minyak goreng," ucap Direktur Utama Holding BUMN Pangan Id Food Sis Apik Wijayanto di Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (27/2/2025).
Baca Juga
Sis Apik menjelaskan, pihaknya akan menyalurkan minyak goreng ke masyarakat secara optimal, khususnya pada Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Id Food pun akan melakukan tugas itu pada 24 Februari hingga 29 Maret 2025.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia, harga minyak goreng di pasaran meningkat. Secara terperinci, harga minyak goreng curah naik 0,54% menjadi Rp 18.750 per kilogram (kg) dan minyak goreng kemasan bermerek naik 0,45% menjadi Rp 22.150 per kg.
"Ini adalah kesempatan bagaimana peran Id Food sebagai BUMN pangan, mendistribusikan kepada masyarakat, agar tidak terjadi kekurangan stok, kemudian juga harganya sudah stabil," terang dia.
Baca Juga
Kemendag Terbitkan Aturan Tata Kelola Minyak Goreng Kemasan, Ini Alasannya
Lebih lanjut, Sis Apik mengatakan bahwa Id Food juga mempunyai tugas untuk komoditas pangan lainnya, seperti gula, daging sapi, daging kerbau, minyak goreng, daging ayam, telur, ikan, bawang merah, bawang putih, dan cabai.
"Lalu stabilisasi harga daging, kita juga tahun lalu sudah melakukan impor 55.300 ton daging sapi dan kerbau. Operasi pasar juga sudah dilakukan di 335 titik," ungkap Sis Apik.

