BPH Migas Targetkan Penyaluran Pertalite 31,2 Juta KL
JAKARTA, investortrust.id - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menargetkan penyaluran jenis BBM khusus penugasan (JBKP) Pertalite pada 2025 mencapai 31,2 juta kiloliter (KL). Sedangkan penyaluran jenis BBM tertentu (JBT) Solar ditargetkan 18,8 juta KL.
Kepala BPH Migas, Erika Retnowati menyampaikan, angka tersebut lebih besar ketimbang realisasi penyaluran pada 2024. Tahun lalu, penyaluran Pertalite dan Solar masing-masing mencapai 29,69 juta KL dan 17,62 juta KL.
Baca Juga
BPH Migas Ungkap Kendala Penyaluran BBM Subsidi Belum Tepat Sasaran
“Penyaluran kuota JBT dan JBKP targetnya tentu 100%. Kuota untuk JBT pada 2025 adalah 18,8 juta KL, sedangkan JBKP sebanyak 31,2 juta KL,” ucap Erika Retnowati dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi XII DPR di Jakarta, Senin (10/2/2025).
Erika mengungkapkan, BPH Migas pada 2025 juga menargetkan penambahan penyalur BBM dalam program BBM Satu Harga sebanyak 71 penyalur. Program ini ditujukan untuk pemerataan energi bagi masyarakat di seluruh Indonesia.
"Jadi, pada 2025 ini kami punya target untuk melakukan supervisi terhadap pembangunan penyalur BBM Satu Harga," imbuh Erika.
Di sisi lain, kata Erika, BPH Migas menargetkan pembangunan ruas transmisi dan distribusi gas bumi dengan target kumulatif 22.550 km serta volume pengangkutan dan niaga gas bumi melalui pipa sebanyak 1,49 miliar MSCF.
Baca Juga
Tak kalah penting, menurut Erika, pihaknya akan melakukan pengawasan operasional BBM Satu Harga yang sudah terbangun pada tahun-tahun sebelumnya.
“Kami akan mengawasi 142 penyalur dan lembaga penyalur, utamanya untuk memastikan keberlangsungan operasional BBM Satu Harga, mengingat program ini dilaksanakan di daerah-daerah terpencil yang kemungkinan demand-nya tidak terlalu banyak,” tutur dia.
Erika Retnowati menambahkan, tahun ini BPH Migas menargetkan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp 1,01 triliun.

