Perluas Pasar dan Kualitas Layanan, PKSS Cetak Kenaikan ‘Revenue’ 10%
JAKARTA, Investortrust.id - PT Prima Karya Sarana Sejahtera (PKSS), perusahaan penyedia solusi sumber daya manusia mampu mencetak kenaikan revenue sebesar 10% di 2024, menjadi Rp4.4 triliun.
“Pada tahun 2024 perusahaan berhasil mencatatkan revenue sebesar Rp4,4 triliun, dibandingkan tahun 2023 yang sebesar Rp4 triliun,” kata Direktur Utama PKSS, Donny Permana dalam kesempatan media gathering di Jakarta (4/2/2025).
Menurut Donny, pihaknya berupaya memperluas cakupan layanan yang bisa diberikan perusahaan dengan membuka cabang baru di Ambon, Maluku. Langkah ini menurut Donny juga akan mendekatkan akses bagi pengguna jasa di kawasan Indonesia Timur.
“Wilayah Indonesia Timur memiliki potensi besar yang perlu didukung dengan layanan SDM berkualitas. Pembukaan cabang ini untuk menjawab kebutuhan tersebut,” ujar Donny.
Kehadiran PKSS di Ambon menambah jumlah jaringan PKSS menjadi 35 cabang di seluruh Indonesia yang siap memberikan solusi bagi perusahaan di bidang Human Resource. Selain memperluas kehadirannya di wilayah timur, PKSS juga mendorong transformasi digital untuk meningkatkan kualitas layanan Perusahaan di dalam penyediaan tenaga kerja, pelayanan mitra dan operasional bisnis.
Baca Juga
Presiden Partai Buruh Sebut 'Out Sourcing' Sebagai Perbudakan Modern
Dalam kesempatan yang sama, Direktur PKSS, Harsono menjelaskan, hingga akhir 2024, pihaknya telah mengembangkan support digitalisasi dalam hal penyediaan tenaga kerja seperti E-Recruitment, E-Psikotes, dan E-Assessment, yang mempermudah proses seleksi hingga evaluasi kinerja secara online.
“Di dalam E-Recruitment terdapat Prima Career yang merupakan aplikasi portal lowongan pekerjaan yang mendukung proses job posting dan sourcing kandidat. Di dalam platform ini, calon pekerja dapat mengakses informasi lowongan kerja, mengajukan lamaran, mengikuti tes, hingga memonitor proses seleksi,” ungkap Harsono.
Dalam pelayanan mitra terdapat Prima SuperApps yaitu sebuah sistem absensi online dari perangkat milik karyawan atau pekerja. Prima SuperApps ini terhubung ke sistem database perusahaan, sehingga ketika karyawan melakukan absensi, secara otomatis akan terekam secara langsung dan hal ini menjadi salah satu laporan PKSS kepada mitra.
Untuk menunjang operasiol Bisnis, Harsono menambahkan, PKSS juga memiliki Prima Sales dan Prima Collection yaitu support sistem secara digital untuk memonitor aktifitas penjualan dan rekam kegiatan sales. Perusahaan yang sahamnya dimiliki Yayasan Kesejahteraan Pekerja Bank Rakyat Indonesia (YKP BRI) dan Dana Pensiun BRI ini, tercatat mengelola lebih dari 50.000 tenaga kerja alih daya, dan menjalin kemitraan dengan lebih dari 300 perusahaan di berbagai segmen, seperti keuangan, migas, perhotelan, dan kawasan industri.

