Terbesar 5 Tahun Terakhir, Realisasi Investasi Sektor ESDM Tembus Rp 500 Triliun
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memaparkan, realisasi investasi sektor ESDM sepanjang 2024 mencapai US$ 32,3 miliar atau sekira Rp 529,51 triliun (kurs Rp 16.393,56 per dolar AS).
Bahlil menyebut, angka tersebut mengalami peningkatan 8% dibandingkan realisasi investasi 2023 yang berjumlah US$ 29,9 miliar. Realisasi investasi 2024 juga menjadi yang terbesar dalam 5 tahun terakhir.
Baca Juga
Stok BBM di SPBU Shell "Menghilang", ESDM Koordinasi dengan BPH Migas
“Realisasi investasi kita di ESDM pada 2024 sebesar US$ 32,3 miliar. Ini sama dengan kurang lebih, kalau dirupiahkan ini sekitar Rp 500 triliun,” kata Bahlil dalam konferensi pers bertajuk "Capaian Sektor ESDM Tahun 2024 dan Rencana Kerja Tahun 2025", di Jakarta, Senin (3/2/2025).
Dirincikan Bahlil, investasi terbesar pada 2024 berasal dari sektor minyak dan gas bumi (migas) senilai US$ 17,5 miliar, disusul investasi sektor mineral dan batu bara (minerba) sebesar US$ 7,7 miliar. Posisi ketiga ditempati sektor ketenagalistrikan senilai US$ 5,3 miliar. Kemudian, sektor energi baru terbarukan dan konservasi energi (EBTKE) senilai US$ 1,8 miliar.
“Kalau kita lihat realisasi investasi di hulu migas 2024 agak sedikit naik dari sebelumnya US$ 14,9 miliar, sekarang US$ 17,5 miliar. Artinya kurang lebih sekitar hampir Rp 40 triliun kenaikan dibandingkan dengan 2023,” terang mantan Menteri Investasi tersebut.
Baca Juga
Muluskan Akuisisi Lapangan Migas, Elnusa Kembangkan Software Pengolahan Data Seismik
Bahlil menegaskan, pertumbuhan realisasi investasi di sektor hulu migas ini dalam rangka mendorong peningkatan lifting migas. Untuk itu, pemerintah mewajibkan para kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) meningkatkan investasinya.

