Beban Puncak Listrik Diprediksi pada 10 April 2024, Ini Kata Menteri ESDM
JAKARTA, investortrust.id - Laporan tim Posko Sektor Energi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang berpusat di Kantor BPH Migas menyebutkan Beban Puncak (BP) pada Hari Raya Idulfitri 1445 H diproyeksi terjadi pada 10 April 2024 sebesar 32.750 MW.
Menteri ESDM, Arifin Tasrif pun memastikan kondisi pasokan listrik terpantau aman. Disebutkan bahwa Daya Mampu Pasok (DMP) yang sudah dipersiapkan adalah sebesar 51.350 MW, serta cadangan total sebesar 18.600 MW (56,79%).
"Pasokan listrik Insya Allah aman, dan untuk pasokan kebutuhan energi primernya statusnya mencukupi dengan (Hari Operasi) HOP diatas 20 hari," kata Arifin Tasrif dalam keterangannya, Jumat (5/4/2024).
Baca Juga
Mudik Pakai Mobil Listrik Tak Perlu Khawatir, PLN Siapkan 1.299 SPKLU
Arifin menyebut bahwa PLN telah melakukan tindakan preventif dan efektif terhadap peralatan-peralatan dan sistem ketenagalistrikan yang tidak hanya dilakukan pada momen Idulfitri maupun Natal dan Tahun Baru (Nataru) saja, melainkan dilakukan secara rutin.
"Tindakan ini tidak hanya mengantisipasi Nataru dan Idulfitri saja, tetapi sudah menjadi bagian yang rutin dilakukan supaya pelayanannya bisa maksimal dan tidak ada gangguan listrik kepada masyarakat," sebut dia.
Sementara itu, PLN juga menyiapkan posko siaga untuk mengamankan pasokan listrik pada periode Idulfitri 2024 sebanyak 2.766 posko di seluruh Indonesia, dengan dukungan 81.591 personel (terdiri dari 15.594 personel pembangkit, 19.450 personel transmisi, 46.375 personel distribusi dan TAD, dan 172 personel kantor pusat).
Baca Juga

