Pupuk Kaltim Teken Kontrak Pembangunan Pabrik Soda Ash Pertama di Indonesia, Target Produksi Kuartal III-2027
JAKARTA, investortrust.id – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) telah menunjuk konsorsium PT TCC Indonesia Branch - PT Enviromate Technology International sebagai kontraktro Engineering, Procurement, and Construction (EPC) pembangunan pabrik soda ash pertama di Indonesia.
Direktur Utama Pupuk Kaltim Budi Wahju Soesilo menyebutkan, seremoni penandatanganan merupakan langkah penting yang menandakan dimulainya konstruksi fisik pabrik soda ash pertama di Indonesia tersebut.
“Pembangunan pabrik ini tidak hanya untuk menciptakan nilai tambah dari amonia. Melainkan juga berperan besar dalam mengurangi ketergantungan impor, meningkatkan lapangan kerja, serta memperkuat daya saing industri dalam negeri di pasar global,” papar Budi dalam keterangan yang dikutip pada Jumat (24/1/2025).
Baca Juga
Pupuk Kaltim Segera Bangun Pabrik Soda Ash Pertama di Indonesia, Target Rampung 2027
Manajemen menjelaskan, keberadaan pabrik soda ash ini sangat dibutuhkan Indonesia, karena saat ini kebutuhan soda ash dan amonium klorida dalam negeri masih bergantung pada impor. “Apalagi volume permintaannya terus meningkat tiap tahun. Dengan begitu, pabrik ini akan menjadi pionir di industri petrokimia,” jelas Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi usai penandatanganan kontrak EPC di Kantor Perwakilan Jakarta Pupuk Kaltim, Rabu (22/1/2025).
Pabrik akan dibandung di lahan seluas 16 hektare dalam kawasan PT Kaltim Industrial Estate, Kota Bontang, Kalimantan Timur. Pabrik ditargetkan akan melakukan fase uji coba produksi pada kuartal III-2027, serta mulai berproduksi secara komersial pada akhir 2027.
“Dengan pengalaman dan keahlian kami di bidang teknik dan konstruksi yang terintegrasi, kami berkomitmen untuk memastikan proyek ini berjalan sesuai jadwal, dengan standar keselamatan, kualitas, dan keberlanjutan tertinggi,” sambung President Director TCC Indonesia Branch Tian Tao.
Demi memastikan pabrik soda ash dapat berjalan baik, Pupuk Kaltim mengeklaim akan mengutamakan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Kemudian menerapkan manajemen proyek yang ketat dan efisien untuk menjaga kualitas, keselamatan, dan ketepatan waktu.
Baca Juga
Sebagai informasi, pelelangan proyek pembangunan pabrik soda ash Pupuk Kaltim ini dilakukan melalui proses evaluasi yang transparan dan objektif. Tujuannya, memastikan pembangunan pabrik dapat berjalan secara optimal.
Manajemen memastikan, pemilihan dilakukan dengan open tender dan kontraktor yang memiliki pengalaman cukup luas dan berstandar baik di bidangnya. Pembangunan pabrik soda ash diharap dapat menjadi kontribusi Pupuk Kaltim untuk mewujudkan industri hijau, melalui pemanfaatan CO2.
“Sekaligus menjadi wujud dukungan terhadap program hilirisasi dan target Net Zero Emission pemerintah, serta membawa dampak positif bagi lingkungan, masyarakat, dan negara,” tambah Budi.

